Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

 

Tol Ruas Bawen-Salatiga Ditutup Kembali Senin Besok

Ahad 02 July 2017 17:23 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Nur Aini

Sejumlah kendaraan melintas di ruas tol fungsional Bawen- Salatiga, Ahad (2/7).

Sejumlah kendaraan melintas di ruas tol fungsional Bawen- Salatiga, Ahad (2/7).

Foto: Republika/Bowo Pribadi

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Setelah dibuka fungsional untuk arus mudik dan arus balik Lebaran 2017 pada Ahad (18/6) lalu, jalan tol ruas Bawen- Salatiga bakal ditutup kembali pada Ahad (2/7). Terhitung mulai Senin (3/7) pukul 00.00 WIB, PT Trans Marga Jateng (TMJ) akan menutup ruas tol sepanjang 17,6 kilometer ini.

"Mulai saat itu masyarakat, untuk sementara tidak bisa lagi memanfaatkan jalan tol Semarang- Solo seksi III ini. Arus lalu lintas dari arah Solo baru bisa mengakses jalan bebas hambatan ini melalui gerbang tol Bawen," ungkap Manajer Operasional PT TMJ, Fauzi Abdurrahman, Ahad (2/7).

Ia mengatakan, setelah dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 1438 Hijriah, ruas tol Bawen-Salatiga ini bakal ditutup kembali sepekan setelah Lebaran atau H+7. Rencanannya, akan dilakukan sejumlah pembenahan sebelum dilakukan uji kelayakan terhadap jalan tol ruas ini.

Menurutnya, PT TMJ harus mempersiapkan dalam rangka uji kelayakan yang akan dilakukan oleh tim Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Hal itu termasuk beberapa penyempurnaan dan membereskan seluruh pekerjaan yang masih tersisa di ruas tol ini.

Uji kelayakan ini menjadi persyaratan yang harus dipenuhi, sebelum jalan tol yang menjadi sub ruas tol trans Jawa ini bisa dioperasionalkan. Oleh karena itu, setelah masa fungsional arus mudik/ balik Lebaran ini, PT TMJ akan fokus untuk uji kelayakan oleh BPJT.

Ia berharap ptoses uji kelayakan jalan tol ruas Bawen- Salatiga ini bisa dilaksanakan secepatnya dan tidak menyisakan beberapa pembenahan lagi. "Sehingga jalan tol ini bisa segera dioperasionalkan," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA