Arus Balik dari Tasik-Garut ke Nagreg akan Berlaku Satu Arah

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nur Aini

 Jumat 30 Jun 2017 12:51 WIB

  Sejumlah pengendara terjebak kemacetan di jalur Nagrek -Limbangan, Jawa Barat, Selasa (14/7).  (Republika/Rakhmawaty La'lang) Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang Sejumlah pengendara terjebak kemacetan di jalur Nagrek -Limbangan, Jawa Barat, Selasa (14/7). (Republika/Rakhmawaty La'lang)

REPUBLIKA.CO.ID, CILEUNYI -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan jika terjadi kepadatan arus kendaraan dari arah Tasikmalaya dan Garut hingga Nagreg selama arus balik pemudik berlangsung maka pihaknya akan menjalankan manajemen lalu lintas satu jalur. Hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya sistem buka tutup.

"Kalau terjadi panjang berapa Km maka akan dibuka satu jalur (arah Tasikmalaya, Garut ke Nagreg). Konsekuensi dari arah jalur Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya mungkin akan terganggu," ujarnya kepada wartawan seusai melakukan pemantauan di pos pelayanan Polres Bandung, Cileunyi, Jumat (30/6).

Menurutnya, pemberlakukan satu jalur akan diatur secara manual dengan cara menempatkan anggota di jalur-jalur tersebut. Oleh karena itu, dia sudah mengintruksikan kepada Kapolda Jawa Barat, Wakapolda Jawa Barat, Kakorlantas Polri dan Kapolres Bandung untuk siap siaga mengatur arus lalu lintas secara manual tersebut.

Ia menuturkan, arus balik dari arah Tasikmalaya, Garut menuju Nagreg diperkirakan akan meningkat pada siang dan malam hari sedangkan pada saat pagi hari relatif tidak terlalu macet. Masyarakat yang akan menuju Tasikmalaya atau Garut dari arah Bandung agar bisa berkendara lebih pagi.

"Dari Tasik-Garut ke Nagreg akan terjadi kepadatan siang dan malam apalagi Sabtu-Minggu. Maka warga dari Bandung ke arah Nagreg, Tasik dan Garut supaya ngerem jangan menggunakan jalan itu, gunakan jalan alternatif lain," ujarnya.

Menurutnya, prioritas harus diberikan kepada kendaraan yang melaju dari jalur Tasikmalaya-Garut menuju Nagreg. Sementara itu, dari jalur Nagreg menuju Tol Cileunyj relatif tidak macet. Apabila terjadi kepadatan maka pintu tol Cileunyi akan dibuka.

Tito menambahkan, pada Jumat hingga Ahad mendatang diharapkan masyarakat yang akan melalui jalur Nagreg dari arah Bandung bisa berbesar hati menggunakan jalur tersebut pada pagi hari. Selain itu, bagi pemudik arus balik dari arah Garut-Tasikmalaya menuju nagreg harus waspada jika terjadi kepadatan kendaraan.

"Tolong waspadai (jika) ada kepadatan, kendaraan tolong prima betul dijaga, kedua BBM upayakan sebelum masuk Nagreg, jangan sampai kosong atau sedikit supaya kalau terjadi kemacetan sudah siap dan jangan lupa bawa makanan kecil dan obatan ringan meski bu Menkes sudah menyiapkan pos kesehatan termasuk rumah sakit dan Puskesmas rujukan," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X