Arus Balik di Tol Fungsional Bawen-Salatiga Masih Sepi

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Andi Nur Aminah

 Selasa 27 Jun 2017 17:51 WIB

Jalan tol fungsional Bawen-Salatiga Foto: Bowo Pribadi Jalan tol fungsional Bawen-Salatiga

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN  -- Arus balik pada H+2 Lebaran 1438 Hijriah di jalan tol fungsional Bawen- Salatiga mulai terasa. Namun ruas tol ini masih didominasi oleh kendaraan dari arah Semarang menuju Salatiga.

Sesekali mulai terpantau beberapa kendaraan pribadi bernomor polisi Jakarta atau Bogor terlihat melintas menuju arah Kota Semarang, di ruas jalan tol fungsional ini, sepanjang hari Selasa (27/6) ini. Namun jumlah kendaraan arus balik ini masih terlihat normal dan belum ada lonjakan. Setidaknya ini bisa dilihat di rest area darurat arah Semarang, yang ada di KM 37+800 juga masih tampak lengang.

Di lokasi ini hanya terlihat sejumlah aktivitas kendaraan pribadi yang berhenti untuk menambah bahan bakar di kiosK (kios BBM) Pertamina. Namun kebayakan masih kendaraan pribadi ber nomor polisi sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Hingga H+2 Lebaran, arus lalu lintas di ruas jalan tol fungsional cenderung lancar.  Karena adanya sistem buka tutup di gerbang tol Salatiga. Saat gerbang tol Salatiga ditutup, arus lalu lintas di jalan tol dialihkan keluar melalui gerbang tol Bawen.

Sistem buka tutup gerbang tol Salatiga ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas di jalan raya Tingkir. Karena adanya penyempitan (bottle neck) dari empat lajur menjadi dua lajur jalan.

Pihak PT Trans Marga Jateng (TMJ), selaku pengelola jalan tol ini memperkirakan, puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada H+3 Lebaran atau Rabu (28/6) besok. Diperkirakan jumlah kendaraan yang melintas pada puncak arus balik ini akan meningkat hingga 3 persen.

Pada arus balik Lebaran tahun lalu jumlah kendaraan yang keluar di gerbang tol Banyumanik mencapai 120.181 kendaraan. “Pada arus balik Lebaran kali ini diperkirakan meningkat mencapai 124.208 kendaraan,” jelas Manajer Operasional PT TMJ, Fauzi Abdurrahman.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X