Pelabuhan ASDP Batam Masih Dipadati Pemudik

Red: Andi Nur Aminah

 Ahad 25 Jun 2017 23:58 WIB

Pelabuhan Batam Pelabuhan Batam

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Pelabuhan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Batam di Telaga Punggur masih padat dengan kendaraan pribadi. Mereka yang antre hendak menyeberang ke Tanjung Uban, Pulau Bintan, pada hari pertama Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Banyak warga Batam ingin silaturahim dengan sanak saudara di Bintan dan Tanjungpinang. Makanya hari ini padat," kata Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Adolf DC Enoch di Batam, Ahad (25/6).

Kendaraan baik roda dua maupun empat yang hendak diseberangkan ke Tanjung Uban tersebut nampak memadati kawasan dermaga pelabuhan yang berada pada sisi timur Pulau Batam tersebut. Jarak tempuh pelayaran antara Telaga Punggur Batam dengan Tanjung Uban, Bintan, yang hanya satu jam pelayaran membuat banyak masyarakat ingin membawa kendaraan pribadi untuk berlebaran.

Sementara itu setiap kapal yang tiba di Batam dari Tanjung Uban juga penuh dengan kendaraan pribadi yang dibawa pemiliknya untuk berlebaran di Batam. "Untuk tujuan Telaga Punggur ke Tanjung Uban dan sebaliknya kami layani dengan empat kapal secara bergantian yang diberangkatkan setiap satu jam sekali," kata dia.

Kepadatan penumpang juga nampak di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur yang bersebelahan dengan Pelabuhan PT ASDP Telaga Punggur. Dari pelabuhan tersebut kapal feri berkapasitas di atas 100 penumpang diberangkatkan setiap 15 menit sekali dengan jarak tempuh pelayaran menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang dengan jarak tempuh 50 menit.

"Karena tujuan kami Tanjungpinang jadi pilih pakai feri. Kalau roro kan hanya sampai ke Tanjung Uban dan harus melanjutkan perjalanan darat sekitar dua jam baru sampai Tanjungpinang," kata seorang penumpang, Raja Isa.

Selain melayani ke Tanjungpinang, dari pelabuhan tersebut juga dilayani pelayaran dengan kapal cepat menuju Tanjung Uban, dan Dabo di Kabupaten Lingga.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X