Kamis, 16 Jumadil Akhir 1440 / 21 Februari 2019

Kamis, 16 Jumadil Akhir 1440 / 21 Februari 2019

 

Mudik Ramah Anak, Ini Pesan Menteri PPPA

Ahad 18 Jun 2017 12:37 WIB

Rep: Kabul Astuti/ Red: Ratna Puspita

 Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise menganjurkan mudik ramah anak. Ia berpesan agar pemudik mempersiapkan kendaraan yang layak dan persediaan makanan yang cukup untuk anak-anak.

Yohana mengatakan para pemudik sebaiknya memilih kendaraan yang ramah perempuan dan anak. Jika jaraknya cukup jauh maka dia berharap tidak mudik menggunakan sepeda motor karena berbahaya bagi keselamatan anak-anak.

"Kalau bisa jangan sampai anak-anak dibawa di atas motor karena tidak begitu aman untuk anak. Khusus juga untuk perempuan, kalau perjalanan cukup lama pasti akan mengganggu keamanan perempuan," kata Yohana Yembise, kepada Republika, beberapa hari lalu. 

Yohana juga meminta pemudik menyiapkan makanan secukupnya di dalam kendaraan. Sebab, para pemudik kerap mengeluhkan antrean kendaraan ketika mudik. 

Mereka mengalami macet berjam-jam di jalan. Bahkan, tak jarang menghabiskan waktu lebih dari satu hari di dalam mobil. Hal itu, menurut dia, membuat anak-anak dan perempuan menderita di dalam kendaraan.

"Jika perjalanan mudik membutuhkan waktu lebih dari sehari maka harus ada persiapan makanan, serta pakaian khusus untuk anak-anak dan bayi," ujar Yohana. 

Ia menambahkan, pemudik disabilitas juga menjadi perhatian Kementerian PPPA. Khusus penyandang disabilitas, Yohana berharap mereka bisa mendapat kendaraan yang ber-AC dan ramah difabel.

"Saya menitip anak-anak harus dijaga, jangan sampai dibiarkan jauh dari orang tua karena kekerasan bisa terjadi kapan saja dimana saja mereka berada, apakah di dalam kendaraan maupun di terminal-terminal," kata dia. 

Yohana juga mengimbau agar terminal-terminal menyediakan tempat khusus untuk laktasi (menyusui). Kalau ada ibu-ibu yang ingin menyusui fasilitasnya sudah tersedia di terminal. Ia juga meminta ada klinik-klinik layanan kesehatan di terminal untuk pemeriksaan kesehatan. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES