Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

 

Jasa Raharja Kembali Selenggarakan Mudik Gratis

Selasa 06 Jun 2017 19:23 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Hazliansyah

Calon pemudik mendaftarakan dirinya untuk mengikuti mudik gratis yang digelar olah PT Jasa Raharja di Gedung Nyi Ageng Serang, Selasa (23/6) .

Calon pemudik mendaftarakan dirinya untuk mengikuti mudik gratis yang digelar olah PT Jasa Raharja di Gedung Nyi Ageng Serang, Selasa (23/6) .

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT. Jasa Raharja kembali menyelenggarakan program mudik gratis yang dapat diikuti masyarakat. Direktur Utama PT. Jasa Raharja Budi Setyarso mengatakan, program ini juga untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada musim mudik lebaran.

Budi mengatakan, untuk tahun ini sudah terdaftar 31.864 orang untuk mengikuti mudik gratis dengan 66 kota tujuan mudik.

"Ini langkah pengalihan penggunaan sepeda motor ke bus dan kereta api untuk meminimalisir risiko laka lantas. PT Jasa Raharja (Persero) telah melaksanakan kegiatan Mudik Gratis untuk yang ke- 10 kali sejak tahun 2008," ujar Budi di Gedung Nyi Ageng Serang, Selasa (6/6).

Budi menjelaskan nantinya para pemudik gratis tersebut ada yang menggunakan bus dan kereta api. Sekitar 500 bus disiapkan oleh Jasa Raharja dan delapan rangkaian kereta atau 64 gerbong disediakan untuk para pemudik.

Adapun pemberangkatan akan dilakukan pada 19 Juni 2017 dengan menggunakan 402 bus dari titik pemberangkatan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sedangkan pemberangkatan untuk kereta api berlangsung pada tanggal 17 dan 18 Juni 2017 di Stasiun Pasar Senen.

Selain menyelenggarakan mudik gratis, Budi menjelaskan PT. Jasa Raharja juga melakukan pengamanan dan pengecekan jalur mudik dengan pihak Korlantas dan Kementerian Perhubungan. Setidaknya ada lima kali program pengecekan dan survey yang dilakukan bersama dengan dua lembaga tersebut.

"Kita juga akan melakukan penempatan petugas piket siaga di pos pelayanan terpadu untuk kepastian jaminan bagi masyarakat yang menjadi korban laka lantas. Pengoperasian mobil pelayanan keliling di 11 lokasi untuk mempermudah masyarakat mengajukan santunan," ujar Budi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA