15.265 Penumpang Ikut Mudik Gratis Kemenhub

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Winda Destiana Putri

 Selasa 28 Jun 2016 14:20 WIB

Kendaraan pemudik mulai melintas di Jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (26/6). Foto: Antara/Oky Lukmansyah Kendaraan pemudik mulai melintas di Jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (26/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, sebanyak 15.265 penumpang telah terdaftar pada program mudik gratis Kementerian Perhubungan 2016 dengan moda bus hingga penutupan pendaftaran tanggal 26 Juni 2016.

"Sementara jumlah sepeda motor yang telah terdaftar sebanyak 6.428 sepeda motor. Kuota yang tersedia untuk mudik gratis Kemenhub 2016 menggunakan bus sebanyak 8.400 sepeda motor," katanya, Selasa (28/6).

Adapun kota-kota tujuan mudik gratis Kemenhub 2016 dengan moda bus, terang Jonan, antara lain Tegal, Kebumen, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Wonogiri, Wonosobo, Magelang, dan Semarang.

Selain itu jumlah penumpang yang telah mendaftar untuk arus balik mudik gratis Kemenhub 2016 dengan moda bus sebanyak 7.876 penumpang.

Jumlah sepeda motor yang diangkut untuk arus balik berjumlah 3.371 buah dari total kuota 3.600 sepeda motor. Kota-kota untuk arus balik yaitu Yogyakarta, Solo, dan Semarang.

Rencananya, ujar dia, penumpang mudik gratis dengan moda bus akan diberangkatkan pada Sabtu 2 Juli dari Taman Mini Indonesia Indah. Sementara itu, sepeda motor yang telah terdaftar dapat diserahkan pada tanggal 29-30 Juni 2016 dan akan diangkut dengan truk terlebih dahulu pada 1 Juli 2016 dari Perum BULOG Divre 1 Jakarta.

Kementerian Perhubungan menyelenggarakan mudik gratis pemudik sepeda motor 2016 untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan di jalan selama masa penyelenggaraan angkutan Lebaran 2016 sehingga keselamatan dan kenyamanan mudik lebaran dapat terlaksana dengan baik.

Hal ini merupakan fokus kerja Kemenhub untuk terus meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi, meningkatkan kapasitas, serta meningkatkan kualitas pelayanan jasa transportasi kepada masyarakat.

(Baca juga: Hadapi Arus Mudik, Pemkab Sleman Siagakan Sarana Publik)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X