SPBU di Jalur Mudik Selatan Jabar Turun Omzet

Rep: c10/ Red: Ani Nursalikah

 Selasa 14 Jul 2015 13:10 WIB

SPBU (ilustrasi). (Republika/Prayogi) Foto: Republika/Prayogi SPBU (ilustrasi). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Dibanding musim mudik tahun sebelumnya, musim mudik kali ini volume arus kendaraan di jalur selatan Jawa Barat (Jabar) berkurang.

"Musim mudik tahun ini sejumlah SPBU di Priangan Timur mengalami penurunan omzet," ujar Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Priangan Timur, Wawan Ugan kepada Republika, Selasa (14/7).

Wawan menjelaskan, di Priangan Timur ada sebanyak 70 SPBU. Setelah melakukan pengecekan bersama Pertamina ke sejumlah SPBU, omzet pengusaha SPBU pada musim mudik tahun ini mengalami penurunan 20 persen dibanding musim mudik tahun sebelumnya.

Menurut Wawan, dengan dibukanya Tol Cipali, para pemudik yang menggunakan jalur selatan Jabar berkurang. Tujuh hari sampai empat hari sebelum Lebaran, arus lalu lintas di jalur selatan masih normal.

Wawan menambahkan, melihat arus lalu lintas di Priangan Timur saat ini, kemungkinan besar tidak akan terjadi kelangkaan BBM sebab BBM bisa dipasok kapan saja dan berapa saja sesuai kebutuhan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X