Polisi Kawal Pemudik Bermotor dari Bakauheni

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Agung Sasongko

 Selasa 14 Jul 2015 12:59 WIB

Calon penumpang memadati gangway menuju kapal feri di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (13/7). Arus mudik pejalan kaki yang akan menyeberang ke Bakauheni mulai memadati pelabuhan itu menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3. Foto: Republika/Prayogi Calon penumpang memadati gangway menuju kapal feri di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (13/7). Arus mudik pejalan kaki yang akan menyeberang ke Bakauheni mulai memadati pelabuhan itu menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, melakukan pengawalan keamanan bagi pemudik bermotor yang tiba dari kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju kota Bandar Lampung. Pengawalan ini untuk memberikan rasa aman di perjalanan terutama pada malam hari.

"Kami tetap memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik sampai di tujuan. Pengawalan pemudik yang menggunakan sepeda motor dari Bakauheni menuju kota Bandar Lampung, menjadi prioritas," kata Kepala Polda Lampung, Brigjend Pol Edwar Syah Pernong, di Bandar Lampung, Selasa (14/7).

Menurut dia, banyak pemudik yang berasal dari Jawa masuk ke Lampung, pada malam hari terpaksa menginap di Pelabuhan Bakauheni, dengan alasan keamanan. Maka, ia menyatakan Polda menjamin keamanan pemudik bila terus melanjutkan perjalanan mudik sampai tujuan. "Tidak ada rasa khawatir lagi di jalan siang maupun malam saat mudik Lebaran," ujarnya.

Pemudik bermotor yang keluar dari lambung kapal ferry di Pelabuhan Bakauheni, dengan jumlah yang seimbang, mendapat pengawalan mobil patroli polisi sampai di pos-pos keamanan polisi, hingga memasuki wilayah kota Bandar Lampung. Pengawalan pemudik bermotor ini, untuk menghindari kecelakaan di jalan.

Sedangkan bagi penumpang pejalan kaki yang menginjakkan kakinya di Pelabuhan Bakauheni dari Merak, ia berharap tidak menginap semalam di pelabuhan, namun tetap melanjutkan perjalanan dengan bus yang tersedia di pelabuhan hingga ke Terminal Rajabasa. Menurut dia, polisi menjamin keselamatan dan keamanan pemudik setelah tiba di Terminal Rajabasa, yang selama ini memiliki stigma negatif rawan kriminalitas.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X