Seluruh Tempat Istirahat Tol Cipali Siap Digunakan

Rep: Marniati/ Red: Ani Nursalikah

 Selasa 07 Jul 2015 07:18 WIB

Pekerja menyelesaikan pembangunan rest area Km 86 ruas Jalan Tol Cipali, Jawa Barat, Jumat (26/6).(Republika/Raisan Al Farisi) Foto: Republika/Raisan Al Farisi Pekerja menyelesaikan pembangunan rest area Km 86 ruas Jalan Tol Cipali, Jawa Barat, Jumat (26/6).(Republika/Raisan Al Farisi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang mudik Lebaran, PT Lintas Marga Sedaya (LMS) memastikan seluruh fasilitas dan prasarana tol Cikopo-Palimanan (Cipali) siap dioperasikan.

Wakil Direktur Utama PT LMS, Hudaya Arryanto mengatakan saat ini PT LMS telah melengkapi sarana dan fasilitas pendukung tol Cipali. Fasilitas itu seperti memasang dan melengkapi rambu, marka jalan, petunjuk arah, lampu penerangan jalan serta guardrail dan guidepost berikut reflektor yang memantulkan cahaya lampu di malam hari.

“Selain itu, delapan rest area jalan tol Cipali juga telah dapat digunakan, yaitu di KM 86 arah Jakarta, KM 86 arah Cirebon, KM 101 arah Jakarta, KM 102 arah Cirebon, KM 130 arah Jakarta, KM 130 arah Cirebon, KM 164 arah Jakarta, dan KM 166 arah Cirebon,” ujar Hudaya dalam keterangan persnya kepada Republika, Senin (6/7).

Ia menjelaskan, tempat istirahat itu menyediakan sejumlah fasilitas, yaitu toilet, mushola, tempat parkir, dan gerai makanan. Adapun untuk fasilitas SPBU telah beroperasi di dua lokasi, yaitu di KM 101 arah Jakarta dan KM 102 arah Cirebon. Pada H-7 Lebaran dua SPBU lagi akan menyusul dioperasikan, yaitu di KM 164 arah Jakarta, dan KM 166 arah Cirebon.

Untuk mengantisipasi kebutuhan BBM pengguna tol Cipali pada masa mudik Lebaran, PT LMS bersama Pertamina juga menyiapkan Kios BBM di tempat istirahat. Kios BBM ini akan menyediakan BBM dalam kemasan. Layanan ini akan dimulai pada H-7 jelang hari raya.

Ia melanjutkan, PT LMS juga telah menyiapkan kendaraan layanan operasional berupa mobil patroli, ambulans, rescue dan mobil derek untuk kemudahan para pengguna jalan tol dan membantu pengguna saat kondisi darurat.



BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X