Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

 

Arus Balik, Waspada Titik Rawan Macet di Sentra Oleh-Oleh

Rabu 30 Jul 2014 15:28 WIB

Rep: c85/ Red: Fernan Rahadi

Arus Balik: Kemacetan cukup parah terjadi saat arus balik di Jl Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Ahad (11/8). Selain akibat tingginya volume kendaraan kemacetan juga terjadi karena ulah para pengendara yang kurang sabar.

Arus Balik: Kemacetan cukup parah terjadi saat arus balik di Jl Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Ahad (11/8). Selain akibat tingginya volume kendaraan kemacetan juga terjadi karena ulah para pengendara yang kurang sabar.

Foto: Republika/Edi Yusuf

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES -- Memasuki H+1 Lebaran  atau Rabu (30/7), kepadatan arus lalu lintas dari arah Semarang menuju Jakarta sudah mulai terasa. Hal ini menunjukkan bahwa arus balik Lebaran sudah terlihat dan akan terus meningkat sampai puncaknya yang diperkirakan pada Sabtu-Ahad mendatang.

Bagi pemudik yang segera kembali ke Jakarta, diharapkan waspada dengan titik-titik rawan kemacetan yang ada di sepanjang pantura. "Kami sudah perkirakan kalau di situ (sentra oleh-oleh) akan padat nantinya," ujar Iptu Muhammad Fadlan selaku Kanit Regiden Polres Brebes kepada Republika.

Untuk mengantisipasinya, Iptu Fadlan mengaku pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas di beberapa titik rawan macet. "Kami akan buat Contra flow di sepanjang jalan yang banyak sentra oleh-oleh," ujarnya. Contra flow ini akan menambah lajur untuk arah yang padat sehingga kepadatan dapat terurai.

Berikut adalah titik-titik sentra oleh-oleh yang rawan macet:

1. Sentra telur asin di jalan P. Diponegoro, Brebes.

2. Pusat jajanan kuliner Empal Gentong di jalur Cirebon-Palimanan.

3. Sentra batik Trusmi di Kampung Trusmi, di jalur Cirebon-Palimanan.

4. Sentra mangga Indramayu di sepanjang jalur pantura.

Selain itu, di Comal Pemalang juga rawan macet di Jembatan Comal yang masih berstatus "jembatan darurat". Saat ini di jembatan Comal diberlakukan lajur dua arah baik dari arah barat maupun timur. Bila kemacetan panjang terjadi l, akan diterapkan sistem buka tutup.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA