Wednesday, 23 Syawwal 1440 / 26 June 2019

Wednesday, 23 Syawwal 1440 / 26 June 2019

 

Jalur Selatan Jabar Nagreg-Garut Padat

Rabu 30 Jul 2014 10:07 WIB

Red: Esthi Maharani

Ruas lingkar nagreg

Ruas lingkar nagreg

Foto: Republika/Adhi Wicaksono

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jalur selatan Jabar di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, menuju arah Garut maupun Tasikmalaya mengalami kepadatan setidaknya hingga Rabu pukul 09.00 WIB.

Kendaraan tidak bergerak lama di kawasan Jalan Cagak Nagreg menuju Kadungora maupun arah menuju Limbangan. Sedangkan arus kendaraan dari arah Garut lintas Lingkar nagreg menuju Bandung lancar.Bahkan arus kendaraan sepanjang jalan Cileunyi-Cicalengka-Rancaekek, Kabupaten Bandung ramai lancar.

Kepadatan arus kendaraan bukan hanya terjadi di Nagreg, tetapi terjadi juga di kawasan Leles, Limbangan dan Malangbong.

"Malangbong terpantau padat merayap, tetapi tetap terkendali, masih bisa berjalan," kata anggota Polsek Malangbong, Briptu Dani Nuroni.

Sementara itu, Kanit Patwal Polres Garut, Ipda Jainuri, mengatakan Kadungora-Leles dari dua arah cukup padat.

Menurut dia, kepadatan itu karena banyaknya masyarakat yang hendak berlibur ke tempat wisata di Garut, serta masih ada yang mudik ditambah adanya arus balik.

"Jalan Kadungora-Leles cukup padat meriah karena ada arus pariwisata, arus mudik dan arus balik," kata Jainuri.

Seorang pengendara mobil Kusuma, mengaku tidak terjebak macet di Nagreg karena lewat jalur alternatif Cijapati. Ia mengatakan, situasi lalu lintas di Cijapati lancar, hanya ada beberapa kendaraan roda empat maupun sepeda motor.

Namun kepadatan kendaraan, kata Kusuma, mulai terjadi memasuki kawasan Kadungora karena ada pertemuan arus kendaraan dari Garut menuju Bandung dan perlintasan Kereta Api.

Setelah melewati kawasan Pasar Leles hingga Garut Kota, lanjut dia, arus lalu lintas lancar.

"Macetnya di Kadungora dan Leles saja, itu juga tidak lama. Sebaiknya dari Bandung mau ke Garut, lewat Cijapati saja," kata Kusuma di Garut.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA