Ini Tips Atasi Stres Saat Mudik

Rep: mgrol25/ Red: Agung Sasongko

 Ahad 20 Jul 2014 14:35 WIB

Mudik Foto: Republika/Wihdan Hidayat Mudik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -– Berada terlalu lama di lingkungan dengan suhu tinggi, utamanya dalam perjalanan panjang membuat seseorang rentan terkena stres. Ini terjadi, lantaran tubuh tidak mampu menyeimbangkan suhu.

Berikut ini tips menghindari stres menghadapi cuaca panas dan perjalanan panjang dari Dinas Kesehatan Dubai seperti dilansir gulfnews.com.

1.    Tidur cukup

Kekurangan waktu tidur tidak hanya menyebabkan energi terkikis, tapi juga meningkatkan resiko terkena Heat Stress. Menurut riset pakar kesehatan, istirahat cukup di malam hari sangat diperlukan, terutama bagi orang-orang yang menjalani puasa di siang hari.

2.    Tidak melewatkan waktu sahur

Tidak cukup istirahat saja, pastikan perut kita terisi sebelum kita menjalani puasa. Melewatkan sahur dan kurang tidur adalah indikator utama penyebab Heat Stress.

Menurut Maryam Rehma A Shamsi, seorang ahli gizi klinis, sahur sebaiknya dikonsumsi selambat mungkin untuk meminimalisir kesulitan dalam berpuasa. Pernyataan ini berbanding lurus dengan sunnah Rasulullah yang menyeru umatnya untuk melambatkan sahur, dan menyegerakan berbuka.

3.    Hindari minuman mengandung kafein

Hindari muinuman berkafein seperti kopi, teh, cola, dan beraneka soft drink saat berbuka maupun sahur. Kafein memiliki sifat diuretik yang memicu dehidrasi. Selain itu, teh juga meningkatkan ekskresi garam dalam urine, yang justru sangat dibutuhkan tubuh ketika berpuasa.

4.    Menghindari panas matahari

Meski matahari penting dalam penyerapan vitamin D, minimalkan paparan sinar matahari selama bulan Ramadhan. Lagi, menurut Al Shamsi, orang yang berpuasa harus membatasi eksposur terhadap matahari.

5.    Perbanyak minum

Pastikan kita mendapat cairan yang cukup dalam jeda antara berbuka puasa sampai sahur. Hal ini dilakukan untuk mengisi tubuh dengan cairan, dan tidak cepat mengalami dehidrasi saat  berpuasa.

6.    Diet seimbang

Orang-orang yang berpuasa sangat disarankan untuk menyeimbangkan asupan gizi makanan, yang terdiri dari sayuran, daging kaya protein, susu, dan yoghurt. Selain itu, usahakan menghindari makanan berlemak dan berminyak, seperti junk food.

7.    Berbuka dengan perlahan

Tidak dianjurkan langsung memakan makanan berat setelah berbuka. Alasannya, tubuh membutuhkan waktu sekira 20 menit untuk memproses makanan yang dikonsumsi, dan mengalirkannya ke seluruh tubuh.
Yang paling baik adalah berbuka dengan kurma atau makanan ringan lainnya, untuk membantu memberikan sinyal ke otak dan mencegah makan secara berlebihan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X