Jalur Cirebon-Bandung Dikebut

Red: Agung Sasongko

 Senin 23 Jun 2014 10:17 WIB

 Sejumlah kendaraan pemudik melintas di jalur pantura, Jatipura, Susukan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (2/8).    (Republika/ Yasin Habibi) Sejumlah kendaraan pemudik melintas di jalur pantura, Jatipura, Susukan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (2/8). (Republika/ Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON --  Menjelang arus mudik Idul Fitri 1435 H, perbaikan jalan Cirebon menuju Bandung melintasi Majalengka arah Sumedang melalui Cadas Pangeran terus "dikebut" (dipercepat). "Perbaikan jalur utama yang menghubungkan Cirebon arah Bandung melintasi Sumedang melalui Cadas Pangeran terus dikebut, menjelang arus mudik tahun 2014," kata Parjo ,pengawas perbaikan jalan di Cirebon, Senin (23/6).

Ia menuturkan, jalur tersebut cukup padat dilalui kendaraan terutama saat arus mudik, karena adanya pengalihan lalu lintas dari Jakarta melintasi Sumedang arah Cijelag, sehingga kondisi jalan harus layak untuk menghindari kemacetan. Perbaikan jalan akan terus diupayakan, lanjutnya, sehingga pengerjaan proyek tersebut 24 jam, harapannya bisa selesai sebelum arus mudik lebaran, pihaknya menyadari sulit dan terkendala cuaca.

Agus salah seorang pekerja perbaikan jalan di Sumedang menuturkan, pengerjaan proyek perbaikann jalan Cirebon-Bandung terus dikebut, supaya bisa digunakan pemudik yang melintasi Sumedang arah Majalengka. "Perbaikan jalan yang dipercepat di pertigaan Cijelag arah Kabupaten Sumedang, kondisi jalan tersebut rusak berat, sehingga aspal dikeruk untuk meratakannya," katanya.

Ia menambahkan, selain di pertigaan Cijelag arah Cimalaka hingga Cadas Pangeran, pengerjaan diutamakan karena volume kendaraan yang melintas padat, baik dari Jakarta juga arah Kabupaten Garut, Tasikmalaya. Sementara itu Rojak pengendara dari Cirebon menuju Bandung menuturkan, perbaikan jalan Cirebon arah Bandung terus dikebut jelang arus mudik lebaran, sempat terjadi antrean panjang di Cijelag dan Cimalaka.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X