Jalur Selatan Jawa Tengah Siap Dilalui Pemudik

Red: Agung Sasongko

 Ahad 22 Jun 2014 17:53 WIB

Jalur Selatan Foto: Republika/Adhi Wicaksono Jalur Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Cilacap memperkirakan jalur selatan Jawa Tengah antara batas Jawa Barat dan Karangpucung siap dilalui pemudik saat arus mudik Lebaran 2014.

"Saat pertemuan bersama beberapa waktu lalu, janji dari Bina Marga tidak ada masalah untuk arus Lebaran. Janji mereka, pada H-10 Lebaran tidak ada jalan berlubang," kata Kepala Satlantas Polres Cilacap Ajun Komisaris Polisi Cahyo Widiatmoko, di Cilacap, Ahad (22/6).

Dalam hal ini, kata dia, Bina Marga menjanjikan perbaikan jalan di jalur selatan Jateng khususnya ruas Lumbir-Karangpucung dan Wanareja-batas Jabar akan segera diselesaikan sehingga dapat dilalui dua arah pada H-10 Lebaran.
Akan tetapi, lanjut dia, kondisi tersebut berbeda dengan perbaikan di ruas Canthelan-Karangkandri yang merupakan bagian dari jalur utama penghubung Cilacap-Yogyakarta/Semarang.

"Khusus di Canthelan-Karangkandri, perbaikannya belum terselesaikan hingga menjelang Lebaran," katanya.
Ia mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Bina Marga untuk menghentikan proyek perbaikan di ruas Canthelan-Karangkandri mulai H-10 Lebaran.

"Syukur, syukur, bisa difungsikan. Oleh karena itu, kami fokuskan pengamanan di Canthelan," tegasnya.

Proyek perbaikan di ruas Canthelan-Karangkandri tersebut berupa peningkatan dan pelebaran jalan sepanjang 3,5 kilometer, namun baru dikerjakan sepanjang 300 meter di dua titik, yakni sebelah timur dan barat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cilacap.

Ruas jalan tersebut dilebarkan dari 6 meter menjadi 9,9 meter, dengan rincian lebar perkerasan beton 7,5 meter dan perkerasan aspal kanan kiri 1,2 meter. Akibat proyek perbaikan jalan tersebut, arus kendaraan dari arah Cilacap maupun Yogyakarta sering kali mengalami kemacetan karena harus lewat secara bergantian.

Terkait titik kemacetan arus mudik Lebaran yang menjadi prioritas pengamanan, Cahyo mengatakan bahwa hal itu akan tetap dilakukan di simpang tiga Sampang yang merupakan pertemuan arus kendaraan dari arah Bandung/Jakarta/Purwokerto dengan arus dari Cilacap dan Yogyakarta/Semarang.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan meningkatkan pengamanan arus mudik di Dayeuhluhur yang merupakan pintu masuk Jawa Tengah dari arah Bandung. "Namun kami akan lihat dulu, libur atau cuti bersama Lebaran itu mulai kapan. Kami berharap, H-5 atau H-6 sudah libur lebaran, sehingga pemudik bisa terurai atau terbagi dalam beberapa hari," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X