1.000 Warga Jatim dan Madura Mudik Bareng Mahfud MD

Red: Heri Ruslan

 Rabu 07 Aug 2013 04:25 WIB

Mahfud MD Foto: Republika/Prayogi Mahfud MD

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Sekitar 1.000 orang lebih warga asal Jawa Timur dan Pulau Madura, melakukan mudik Lebaran bersama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Rabu.

Rombongan mudik bareng ini akan berangkat dari Monas Jakarta dengan tujuan Jawa Timur dan berakhir di kampung halaman Mahfud MD di Pamekasan, Madura.

"Sesuai jadwal, rombongan mudik bareng bersama Mahfud MD ini akan berangkat sekitar pukul 05.00 WIB dari Monas Jakarta," kata humas panitia mudik bareng Mahfud MD, Betty Wirandiri kepada Antara, Rabu dini hari.

Betty menjelaskan, peserta mudik bareng mantan Ketua MK itu, tidak semuanya dari Jawa Timur, akan tetapi ada juga yang berasal dari Jawa Tengah. Mereka juga mendaftar mengikuti mudik bareng ini agar bisa bersama dengan mantan Ketua MK itu.

Ia menjelaskan, kebanyakan warga yang melakukan mudik bareng bersama Mahfud MD itu merupakan mahasiswa yang kuliah di Jakarta. Namun ada juga warga asal Madura, seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep.

Menurut Betty, warga yang mendaftar mudik bareng bersama Mahfud MD itu melebihi target yang telah ditetapkan panitia.
"Ada juga di antara pemudik ini yang membawa kendaraan pribadi, namun ingin bersama-sama rombongan bus Pak Mahfud," katanya menjelaskan.

Program mudik bareng bersama Mahfud MD ini, kata Betty, juga sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat.

Selama mudik Lebaran tahun ini, Mahfud MD juga diagendakan melakukan sejumlah pertemuan dengan para tokoh di Jawa Timur dan Madura.

Salah satunya menghadiri pertemuan dengan tokoh perantau yang akan digelar Pemkab Pamekasan, pertemuan dengan para alumni Himpunan Mahasiswa Islam se-Jawa dan Madura, serta pertemuan dengan para tokoh Madura di Surabaya.

"Selain itu, program mudik bareng Pak Mahfud ini juga dalam rangka mendukung program pemerintah yang minta masyarakat agar lebih memanfaatkan kendaraan umum saat mudik Lebaran," katanya menjelaskan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X