Polri: Ada 10 Daerah Rawan Saat Mudik

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Citra Listya Rini

 Senin 29 Jul 2013 20:51 WIB

 Perbaikan jalan di jalur mudik jurusan Surabaya-Jogjakarta di wilayah Moneng, Madiun, Jatim. Foto: Antara/Siswowidodo Perbaikan jalan di jalur mudik jurusan Surabaya-Jogjakarta di wilayah Moneng, Madiun, Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang aktivitas mudik tahun ini, kepolisian memfokuskan diri pada sejumlah wilayah yang memiliki kerawanan. Kerawanan ini, terbagi atas tiga jenis, rawan macet, rawan bencana, dan rawan kriminalitas.

Menurut Mabes Polri, tiga kerawanan ini cenderung dijumpai di setidaknya sepuluh daerah. Di sepuluh daerah tersebut, Polda masing-masing akan lebih waspada. 

Sepuluh daerah ini memiliki satu garis jalur mudik yang membentang dari Sumatra Selatan (Sumsel) hingga Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Dari ujung Barat hingga ke Utara Timur memang dijadikan prioritas karena menjadi denyut jalur mudik masyarakat Indonesia," ujar Kepala Bagian Penerangan Polri Kombes Agus Rianto usai buka bersama di Mabes Polri Jakarta Senin (29/7).

Agus memaparkan kesepuluh wilayah ini menjadikan setiap Poldanya masuk ke dalam wilayah prioritas pertama. Polda Sumsel, Lampung, Banten, Metro Jaya, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan masuk ke prioritas pertama.

"21 Polda lainnya menjadi prioritas kedua karena pemudik yang tidak sebanyak digaris utama tadi," ujar dia.

Agus menambahkan khusus untuk wilayah Jabar, Polri akan memberikan bantuan anggota untuk mengamankan mudik tahun ini. Pasalnya, tugas Polda yang dipimpin Irjen Suhardi Alius ini lebih berat mengingat Jabar adalah jantung utama jalur mudik di Indonesia.

"Pantura, jalur selatan dan sejumlah titik lainnya di Jabar akan mendapat back up dari Mabes Polri," kata dia.

Perwira melati tiga ini berpesan, masyarakat diimbau untuk memerhatikan sepuluh wilayah yang masuk dalam kategori prioritas ini.

Namun menurutnya, sepuluh wilayah tersebut akan terus mendapat pantauan intens Polri. Sehingga mudik tahun ini dapat berjalan lancar, baik dari segi lalu lintas, keamanan dan alam yang mendukung.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X