Rabu 20 Apr 2022 00:46 WIB

Penumpang di Bandara Palembang Meningkat Hingga 2.000 Orang

Jumlah penumpang diprediksi terus meningkat hingga H-7 Lebaran.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Petugas berjalan di area pengambilan bagasi di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (6/6/2021). Penumpang pesawat di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, meningkat selama Ramadan 1443 Hijriah hingga rata-rata sebanyak 2.000 orang per hari.
Foto: Antara/Nova Wahyudi
Petugas berjalan di area pengambilan bagasi di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (6/6/2021). Penumpang pesawat di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, meningkat selama Ramadan 1443 Hijriah hingga rata-rata sebanyak 2.000 orang per hari.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Penumpang pesawat di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, meningkat selama Ramadan 1443 Hijriah hingga rata-rata sebanyak 2.000 orang per hari.

"Berdasarkan data penumpang pesawat selama April 2022 ini rata-rata setiap harinya mencapai 5.000 orang atau meningkat dari bulan sebelumnya sekitar 3.000 orang per hari," kata Eksekutif GM Bandara SMB II Palembang Tommy Ariesdianto, di Palembang, Selasa (19/4/2022).

Baca Juga

Ia memprediksi jumlah penumpang pesawat tersebut terus mengalami peningkatan hingga tujuh hari (H-7) Lebaran Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada awal Mei 2022. Lonjakan pengguna jasa angkutan udara di Bandara SMB II Palembang dengan tujuan utama ke Jakarta diprediksi terjadi pada puncak arus mudik lebaran pada

29 - 30 April 2022.

"Pada puncak arus mudik tersebut diperkirakan jumlah penumpang pesawat mencapai 7.000 orang lebih per harinya," ujar Tommy.

Untuk menghadapi lonjakan pengguna jasa angkutan udara pada arus mudik lebaran, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah maskapai penerbangan untuk melakukan penambahan pesawat yang kini sudah mencapai 44 penerbangan per harinya. Kemudian sesuai dengan protokol kesehatan antisipasi penularan COVID-19, pihaknya menyediakan ruang tunggu tambahan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan pengguna jasa angkutan udara sebelum diberangkatkan ke bandara tujuan.

Selain itu, pihaknya juga berupaya menyiapkan posko mudik Lebaran Idul Fitri bersama pihak TNI/Polri dan instansi terkait guna memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang akan berangkat dan menjemput penumpang di terminal kedatangan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement