Selasa 19 Apr 2022 15:42 WIB

Penerapan PTM 100 Persen di Jakbar Berlangsung Aman

Penerapan PT 100 persen di sekolah Jakbar berlangsung aman tanpa ada siswa terpapar.

Suasana uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN Palmerah 03 Pagi, Jakarta Barat. Penerapan PT 100 persen di sekolah Jakbar berlangsung aman tanpa ada siswa terpapar.
Foto: Republika/Flori Sidebang
Suasana uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN Palmerah 03 Pagi, Jakarta Barat. Penerapan PT 100 persen di sekolah Jakbar berlangsung aman tanpa ada siswa terpapar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penerapan sepekan pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen sekolah negeri di wilayah Jakarta Barat berlangsung aman tanpa ada siswa terpapar Covid-19.

"Sejauh ini aman, tidak ada yang terpapar selama PTM berlangsung di sekolah kami," kata Wakil Sarana Prasarana dan Humas SMAN 78, Zainuddin saat dihubungi di Jakarta, Selasa (19/4/2022).

Baca Juga

Zainuddin mengatakan PTM sejauh ini berlangsung aman karena penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sistem jaga jarak dan wajib pakai masker di lingkungan sekolah diterapkan dengan tegas kepada siswa.

Selain itu, mayoritas orang tua siswa juga mendukung penyelenggaraan PTM 100 persen terbukti dengan banyaknya siswa yang mendapat izin dari orang tua untuk belajar di sekolah.

Tidak hanya di tingkat SMA, pengetatan protokol kesehatan juga diterapkan padatingkat Sekolah Dasar (SD). "Alhamdulillah kalau di SD kita PTM berjalan dengan lancar. Belum ada kendala berarti," kata Kepala Sekolah SD 03 Duri Kepa, Sri Sumiati saat dihubungi di hari yang sama.

Tercatat ada 283 siswa yang terdiri dari kelas I hingga X SD dalam keadaan sehat selama mengikuti PTM 100 persen. "Kalau yang kelas XI ini kan hari ini sedang istirahat. Nah untuk kelas satu sampai kelas lima kita pastikan berjalan dengan lancar, prokes kita jaga dengan ketat," kata dia.

Sri mencatat hanya ada beberapa siswa yang terpapar Covid-19. Namun demikian, siswa tersebut tidak terpapar saat menjalankan PTM melainkan ketika sedang berada di luar sekolah.

Sri memastikan jajarannya akan memperketat penerapan protokol kesehatan selama PTM demi menjaga para siswa dari paparan Covid-19. "Kita terapkan prokes dengan ketat dan penyemprotan disinfektan agar setiap ruangan di sekolah steril," jelas dia.

Untuk diketahui, PTM 100 persen digelar serentak di seluruh dunia DKI Jakarta pada Kamis (7/4/2022) lalu. Hal tersebut dilakukan lantaran kondisi pandemi Covid-19 dianggap sudah mulai landai dan penyebaran dosis vaksin sudah merata.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement