Ahad 17 Apr 2022 16:58 WIB

BMKG: Gempa di Papua Dipicu Tunjaman Nugini

BMKG menyatakan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal.

Ilustrasi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa yang mengguncang Biak dan Serui di Papua dipicu Tunjaman Nugini.
Foto: Reuters
Ilustrasi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa yang mengguncang Biak dan Serui di Papua dipicu Tunjaman Nugini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa yang mengguncang Biak dan Serui di Papua dipicu Tunjaman Nugini. "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Tunjaman Nugini (New Guinea Subduction)," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad (17/4/2022).

Ia mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa yang terjadi pada Ahad, 17 April 2022 pukul 12.49 WIB itu memiliki magnitudo 5,5. Episenter gempa terletak pada koordinat 1,39 Lintang Selatan dan 136,99 Bujur Timur tepatnya di laut pada jarak 39 kilometer arah timur Aimando Padaido, Biak Numfor dengan kedalaman 35 km.

Baca Juga

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," paparnya.

Ia menyampaikan, gempa dirasakan di Serui dan Biak dalam skala intensitas III MMI. Beberapa warga sempat berlarian keluar rumah akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami," katanya.Ia menambahkan, hasil monitoriang BMKG hingga pukul 13.20 WIB menunjukkan adanya satu aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo magnitudo 3,8.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement