Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

12 Maskapai Internasional Telah Beroperasi Reguler di Bandara Bali

Sabtu 16 Apr 2022 03:25 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

 Wisatawan asing tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali. Sebanyak 12 maskapai internasional telah beroperasi secara reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Ilustrasi.

Wisatawan asing tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali. Sebanyak 12 maskapai internasional telah beroperasi secara reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Ilustrasi.

Foto: EPA-EFE/MADE NAGI
Penerbangan internasional di Bandara Bali menunjukkan pertumbuhan positif

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG - Sebanyak 12 maskapai internasional telah beroperasi secara reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak penerbangan internasional pertama tiba di Bali sekitar Februari 2022 lalu pasca-penutupan akibat pandemi Covid-19. Terbaru pada Kamis (14/4) malam, Bandara Gusti Ngurah Rai Bali mendapatkan tambahan maskapai Qantas Airlines yang melayani rute Melbourne-Denpasar PP.

"Sejak koridor penerbangan internasional di Bandara Bali sudah dibuka, maskapai berangsur-angsur bertambah. Kemarin maskapai Qantas Airlines juga melakukan penerbangan perdananya. Kami menyambut antusias penerbangan maskapai ke-12 ini," ujar General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Herry AY Sikado di Kabupaten Badung, Jumat (15/4/2022).

Baca Juga

Pada penerbangan perdananya ke Bali, Qantas Airlines QF45 menggunakan pesawat jenis Boeing 737-838 registrasi VH-XZA mendarat Kamis (14/4/2022) pukul 21.17 WITA dengan mengangkut 155 orang penumpang. Kemudian pesawat yang sama dengan nomor penerbangan QF46 kembali lepas landas menuju Melbourne dengan mengangkut 83 orang penumpang.

Sesuai jadwal, Qantas Airlines akan melayani rute penerbangan itu sebanyak tiga kali dalam seminggu yaitu pada Selasa, Kamis, dan Sabtu. Herry menambahkan pihaknya terus berkomitmen memberikan layanan terbaik agar penerbangan internasional yang menunjukkan pertumbuhan positif dapat berjalan dengan lancar. Pihaknya juga optimistis jumlah penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai Bali secepatnya juga akan kembali pulih.

"Hal ini didukung dengan kemudahan persyaratan penerbangan berdasarkan regulasi pemerintah, sehingga kami bersama stakeholder harus menjaga kepercayaan pemerintah dan pengguna jasa agar seluruh fasilitas serta protokol kesehatan berjalan dengan baik," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA