Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Badan Bahasa Dua Masjid Suci Minimalisir Kendala Bahasa

Jumat 15 Apr 2022 03:10 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Agung Sasongko

Tarawih malam pertama di Masjidil Haram.

Tarawih malam pertama di Masjidil Haram.

Foto: Saudigazette
Badan bahasa dua masjid suci maksimalkan potensi dengan meminimalisir kendala bahasa.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Administrasi Penerjemahan Teknis di Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci memaksimalkan potensi dengan menerjemahkan khotbah Jumat di Masjidil Haram ke dalam bahasa internasional. 

Dilansir dari laman Riyadh Daily pada Kamis (14/4/2022), Hal ini untuk mewujudkan beberapa tujuan, termasuk memanfaatkan outlet media dan telekomunikasi dan sarana teknologi modern, menyebarkan ajaran dan nilai-nilai Islam, dengan cara yang berkontribusi untuk mengimbangi tujuan strategis Kepresidenan Dua Masjid Suci.
 
Direktur Administrasi Fadi Hijazi mengatakan, terkait yang dicita-citakan pemerintah sesuai dengan target presiden dalam melayani pengunjung Masjidil Haram. Sementara itu, wakil sekretaris pemerintahan Ali Basakran mengatakan, bahwa upaya yang dilakukan berhasil sepanjang 10 hari pertama bulan suci Ramadhan.
 
Di samping itu, Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Dr Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais, mengumumkan keberhasilan rencana departemennya menyediakan layanan yang beragam bagi jamaah selama sepuluh hari pertama bulan suci Ramadhan yang diberkati.
 
Ia menekankan Dua Masjid Suci telah menyaksikan lompatan kualitatif dalam tingkat layanan jamaah dan pengunjungnya, serta masalah teknis. Peningkatan ini sangat berkontribusi untuk membantu jamaah melakukan ritual umrah dengan mudah dan nyaman.
 
Dia lantas mengucapkan terima kasih kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota, atas dukungan tak terbatas yang diberikan untuk dua Masjid Suci dan pengunjungnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA