Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Kontributor Metro TV Meninggal dalam Kecelakaan Mobil Rombongan KSAD di Papua

Selasa 12 Apr 2022 21:59 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Teguh Firmansyah

Garis Polisi (ilustrasi)

Garis Polisi (ilustrasi)

Foto: Antara/Arif Pribadi
Kontributor Metro TV meninggal akibat pendarahan di kepala.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Korban jiwa akibat kecelakaan mobil yang dialami salah satu rombongan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman di Merauke, Papua bertambah satu orang. Seorang wartawan yang merupakan kontributor Metro TV, Roi Dorsono Rahel meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat pendarahan di kepala.

Adapun sebelumnya diketahui, satu prajurit TNI AD, yakni Letda Cpm I Kadek Adi Suharyana meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal tersebut. Peristiwa ini terjadi bertepatan dengan kunjungan Jenderal Dudung ke wilayah Merauke.
 
"TNI AD menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Letda Cpm I Kadek Adi Suharyana dan kontributor Metro TV Saudara Roi Dorsono Rahel dalam kecelakaan di Merauke, Papua, Selasa 12 April 2022," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/4/2022).
 
Tatang mengungkapkan kronologis singkat kecelakaan tersebut. Saat melintas di KM 62 dari Merauke ke arah Sota dengan kecepatan kendaraan 60 kilometer/jam, jelasnya, mobil yang ditumpangi korban keluar dari badan jalan sisi sebelah kanan. Pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraan. 
 
"Kemudian kendaraan oleng dan terbalik. Diduga pengemudi kendaraan yang juga merupakan anggota TNI mengantuk," ungkap dia.
 
Saat mobil terbalik, sambung Tatang, pengemudi bernama Prada Adi Febrian Napitupulu, Letda Cpm I Kadek Adi Suhardiyana, dan Roi Dorsono Rahel terpental keluar dari kendaraan. Akibatnya, mereka mengalami luka berat. Sementara dua orang lainnya, yaitu Laurens Bawotong dan Aldo Waryaan masih tetap di dalam kendaraan dan mengalami ruka ringan.
 
"Korban kemudian dievakuasi menuju RS Bunda Pengharapan untuk pertolongan pertama dan selanjutnya dirujuk ke RSAL Merauke yang memiliki peralatan lebih lengkap," ujarnya.
 
Tatang menambahkan, Jenderal Dudung beserta istrinya pun menyempatkan diri ke RS Bunda Pengharapan untuk menjeguk korban kecelakaan. Setelah diyakinkan para korban tertangani dengan baik, Dudung dan rombongan melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke wilayah lain, yaitu Kodam XVI Pattimura.
 
Tatang melanjutkan, pemulasaran dan upacara pengantaran jenazah Letda Cpm I Kadek Adi Suhardiyana telah dilakukan dengan dipimpin oleh Danrem 174/ATW. Selanjutnya jasad korban diterbangkan menuju Rumah duka di Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali.  "TNI AD menyatakan keprihatinan dan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Roi Dorsono Rahel serta berharap semoga korban luka lainnya dapat tertangani sebaik-baiknya di rumah sakit," imbuh Tatang.
 
 
 
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA