Senin 11 Apr 2022 15:39 WIB

RI-Kanada Tingkatkan Kerja Sama Energi

Perdagangan Indonesia-Kanada meningkat hampir 30 persen pada 2021.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Friska Yolandha
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi
Foto: AP/Jose Luis Magana
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia dan Kanada sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang termasuk dalam transisi energi. Hal ini disepakati pada kesempatan pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi dengan Menlu Kanada Melanie Joly di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI, Senin (11/4/2022).

"Pada transisi energi, kami berkomitmen untuk mempercepat transisi energi menuju emisi nol bersih," ujar Menlu Retno dalam konferensi pers secara virtual, Senin.

Baca Juga

Dalam hal ini, kedua negara sepakat untuk mempromosikan kerja sama dalam transisi ke sumber energi yang lebih bersih. Ini termasuk teknologi sel bahan bakar hidrogen dan pengembangan strategi hidrogen hijau, serta potensi kemitraan antara Carbon Engineering Limited dan PT. Pertamina pada carbon capture, utilization, and storage (CCUS).

Indonesia juga mengharapkan kerja sama Kanada dengan Indonesia Investment Authority (INA) di bidang energi terbarukan dan infrastruktur hijau. "Pada ekstraksi unsur tanah jarang, kami mendukung diskusi prospektif antara PT. Timah dan Canada Rare Earth Corporation untuk membuat usaha patungan," kata Menlu Retno.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement