Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Seusai City Imbang Lawan Liverpool, Guardiola dan Klopp Ikrarkan Tekad Serupa

Senin 11 Apr 2022 14:05 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Manchester City Bernardo Silva, kedua dari kiri, berduel memperebutkan bola dengan pemain Liverpool Fabinho, kiri, dan pemain Liverpool Mohamed Salah dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City dan Liverpool, di stadion Etihad di Manchester, Inggris, Ahad, 10 April 2022 .

Pemain Manchester City Bernardo Silva, kedua dari kiri, berduel memperebutkan bola dengan pemain Liverpool Fabinho, kiri, dan pemain Liverpool Mohamed Salah dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City dan Liverpool, di stadion Etihad di Manchester, Inggris, Ahad, 10 April 2022 .

Foto: AP/Jon Super
Klopp mengatakan, sang juara harus mampu memenangkan semua laga sisa.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manajer Manchester City, Pep Guardiola dan Liverpool, Jurgen Klopp berpikir mereka harus memenangkan tujuh pertandingan terakhir di musim Liga Primer Inggris untuk finis di tempat pertama. Duo unggulan Liga Inggris itu bermain imbang 2-2 di Etihad, Ahad (11/4/2022) malam WIB. 

Kevin De Bruyne dan Gabriel Jesus dua kali membuat tuan rumah unggul di babak pertama, namun Diogo Jota dan Sadio Mane mampu menyamakan kedudukan pada kedua kesempatan. Pertandingan berlangsung hingar-bingar tanpa henti dan menggembirakan antara dua tim teratas Inggris, dan hasil imbang membuat perburuan gelar masih berlangsung. 

Baca Juga

Ini membuat City menjadi yang pertama dan unggul satu poin dari Liverpool, dengan yang terakhir menghadapi jadwal pertandingan yang lebih ketat antara sekarang dan akhir musim. Namun, klub Merseyside berada dalam performa yang jauh lebih baik sepanjang 2022, dan telah memenangkan 11 pertandingan liga berturut-turut sebelum laga melawan City. 

Guardiola menilai rivalnya, Liverpool lebih dari mampu untuk melakukan rekor serupa antara sekarang dan akhir musim, dan berpotensi memenangkan tujuh pertandingan tersisa mereka. 

Manajer City berpendapat bahwa satu kesalahan dari City antara sekarang dan akhir musim dapat mengakibatkan mereka kehilangan gelar liga. Namun, Guardiola menegaskan bahwa pandangan itu tidak dipengaruhi oleh pertemuan epik melawan Liverpool. 

"Kami melewatkan kesempatan untuk mengalahkan mereka," kata mantan manajer Barcelona itu, dikutip dari Manchester World, Senin (11/4/2022). 

Dia menegaskan, menang atau kalah dalam pertandingan tersebut tidak akan mengakhiri perebutan gelar musim ini. Menurutnya, kedua tim tahu bahwa ini hari yang sangat besar dan keduanya bermain untuk itu. Guardiola menilai performa keduanya luar biasa dan ia tahu Liverpool akan melawan sampai akhir. 

"Kami tahu bahwa satu pertandingan kehilangan (poin), kami tidak akan menjadi juara. Kami memiliki dua kompetisi sekarang dan kemudian saya pikir Brighton dan Watford (di liga), mengetahui bahwa jika kami seri, kami tidak akan menjadi juara," kata Guardiola. 

"Ini akan sulit, tetapi bagi mereka juga, mereka juga harus memenangkan semua pertandingan. Kita lihat. Kedua tim mencoba memenangkan pertandingan dan itu bagus untuk dikatakan," ujar dia menambahkan. 

Senada dengan itu, Klopp mengatakan, sang juara harus mampu memenangkan semua dari tujuh pertandingan terakhir. Dia menggambarkan persaingan ini dengan olahraga tinju, di mana Anda dapat terkena pukulan ketika sedetik saja menurunkan tangan. 

"Kita harus sedekat mungkin dengan kesempurnaan, yaitu memenangkan tujuh pertandingan Liga Primer Inggris. Tapi itu satu-satunya cara untuk mengalahkan tim ini, jika itu cukup, karena jika mereka memenangkannya juga itu sulit," kata Klopp.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA