Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Pioli Ungkap Penyebab Kegagalan Milan Petik Poin Penuh di Markas Torino

Senin 11 Apr 2022 09:19 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Olivier Giroud pada laga Torino vs AC Milan, Senin (11/4/2022).

Olivier Giroud pada laga Torino vs AC Milan, Senin (11/4/2022).

Foto: EPA-EFE/ALESSANDRO DI MARCO
Hasl ini membuat Milan bisa tersalip oleh Inter Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- AC Milan gagal menjauh dari kejaran dua pesaing terdekatnya dalam perburuan gelar scudetto, Napoli dan Inter Milan. Melawat ke kandang Torino pada giornata ke-32 Serie A, I Rossoneri harus puas pulang dengan hanya membawa satu poin usai memetik hasil imbang, tanpa gol, Senin (11/4) dini hari WIB. 

Di laga tersebut, Milan sebenarnya turun dengan pemain-pemain terbaik mereka, seperti Sandro Tonalli, Rafael Leao, dan Theo Hernandez. Namun, I Rossoneri terbukti tidak mampu memecahkan kebuntuan dan mencetak gol. Bahkan, meski unggul penguasaan bola hingga mencapai 63 persen, Milan gagal mecnetak gol pada sepanjang laga. 

Baca Juga

Torino ternyata mampu mengimbangi permainan I Rossoneri. Milan total mengemas 14 tembakan dengan tiga tembakan tepat ke arah gawang. Catatan statistik ini pun sama seperti yang ditorehkan tim tuan rumah. 

Milan akhirnya harus puas menutup laga dengan hasil imbang. Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, pun mengungkapkan penyebab terbesar kegagalan anak-anak asuhnya membawa pulang poin penuh dari laga ini. Eks pelatih Fiorentina tersebut menyoroti kegagalan para penggawa I Rossoneri menciptakan momen-momen menentukan di depan mulut gawang. 

''Kami telah melakukan semua hal untuk bisa mengalirkan bola. Torino adalah tim yang sangat solid. Di sisi lain, kami tidak memiliki banyak peluang emas. Kami mungkin berhasil memenangi duel-duel di lapangan tengah. Namun, kami kehilangan momen-momen bagus di depan mulut gawang lawan,'' ujar Pioli seperti dilansir Football Italia, Senin (11/4/2022). 

Dengan hasil imbang ini, Milan melanjutkan catatan kurang memuaskan. I Rossoneri memetik hasil imbang, tanpa gol, di dua laga terakhir. I Rossoneri pun tercatat hanya mampu mencetak total tiga gol dari enam laga terakhir di semua ajang. Tidak hanya itu, hasil imbang di laga ini juga membuat Milan gagal menjauh dari pesaing-pesaing terdekatnya. 

Padahal, di laga lainnya, Napoli dibekap oleh Fiorentina, 2-3. Meski masih memimpin klasemen sementara Liga Italia, I Rossoneri hanya mengantongi keunggulan dua poin dari Inter Milan, yang duduk di peringkat kedua, dan Napoli, yang bertengger di peringkat kedua. 

Milan pun telah memainkan satu laga lebih banyak dibanding Inter Milan, yang baru tampil di 31 partai Serie A. Dengan berbagai kondisi tersebut, Pioli menilai, sudah tidak ada lagi tim favorit dalam perebutan Scudetto musim ini. 

''Kompetisi ini menjadi kompetisi yang sangat ketat. Siapapun yang disebut sebagai tim favorit sepertinya malah kehilangan poin. Setiap laga di sisa musim ini akan sangat berat. Saya tidak berpikir, ada tim favorit di kompetisi ini. Semuanya akan ditentukan pada laga-laga terakhir,'' kata pelatih asal Italia tersebut.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA