Friday, 5 Rajab 1444 / 27 January 2023

Sekitar 500 Ribu Keluarga di Banten akan Terima BLT Minyak Goreng

Sabtu 09 Apr 2022 06:20 WIB

Red: Nidia Zuraya

Seorang warga memperlihatkan amplop yang berisikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng (ilustrasi).

Seorang warga memperlihatkan amplop yang berisikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng (ilustrasi).

Foto: . Foto: Humas Kemensos
BLT minyak goreng tersebut akan diberikan selama tiga bulan mulai April 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Pemerintah akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng bagi keluarga prasejahtera yang dimulai April 2022, di Provinsi Banten ada sekitar 500 ribu keluarga sasaran."Sasarannya adalah keluarga penerima program PKH dan BPNT. Nah untuk di Banten jumlahnya sekitar 500 ribu keluarga penerima," kata Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Provinai Banten, Budi Darma Sumapraja, Jumat (8/4/2022).

Budi mengatakan, BLT minyak goreng tersebut akan diberikan selama tiga bulan mulai April 2022. Setiap bulannya keluarga penerima BLT minyak goreng tersebut akan menerima Rp 100 ribu yang akan disalurkan sekaligus menjadi Rp 300 ribu untuk tiga bulan melalui PT Pos.

Baca Juga

"Penyalurannya mulai bulan April 2022 bersamaan dengan penyaluran program PKH," kata Budi.

Menurut Budi, bantuan BLT minyak goreng tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta mendukung daya beli masyarakat prasejahtera atas kenaikan harga pangan menjelang ramadhan dan lebaran."Sasaran penerima BLT minyak goreng secara nasional sebanyak 20,65 juta keluarga penerima manfaat," kata Budi.

fnMw8rlitF0

Lebih lanjut Budi menuturkan, bantuan BLT minyak goreng tersebut akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Masing-masing keluarga penerima akan mendapatkan BLT minyak goreng Rp100 ribu per bulan, yakni April, Mei dan Juni 2022."Pencairannya sekaligustiga bulan yakni Rp300 ribu per KPM," kata Budi Darma.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA