Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Bagaimana Adab Menyikapi Perbedaan Pendapat Terkait Fiqih?

Ahad 10 Apr 2022 13:00 WIB

Rep: Tim RepublikaTV/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Oni Sahroni saat sesi foto di Republika,Jakarta.

Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Oni Sahroni saat sesi foto di Republika,Jakarta.

Foto: Prayogi/Republika
Sesungguhnya syariat Islam membimbing, mencerahkan, dan merekatkan ukhuwah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sesungguhnya syariat Islam membimbing, mencerahkan, dan merekatkan ukhuwah.

Saat ada fenomena saling tidak menghormati atau bahkan ukhuwah terganggu karena perbedaan fiqih, itu menunjukan luputnya adab dalam menyikapi perbedaan fiqih.

Apa saja adab-adab tersebut? Berikut penjelasan Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Ustadz Oni Sahroni dalam program Fiqih Milenial.

 

 

Videografer | Havid Al Vizki, Surya Dinata, Fian Firatmaja

Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA