Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Makna Shalawat yang Ditujukan kepada Para Sahabat Nabi Muhammad SAW

Rabu 06 Apr 2022 18:26 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi Nabi Muhammad SAW. Shalawat juga diperuntukkan untuk para sahabat Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi Nabi Muhammad SAW. Shalawat juga diperuntukkan untuk para sahabat Nabi Muhammad SAW

Foto: MGROL100
Shalawat juga diperuntukkan untuk para sahabat Nabi Muhammad SAW

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Mufti Mesir, Syekh Dr Syawqi Allam memberi penjelasan terkait boleh-tidaknya bersholawat kepada sahabat Nabi Muhammad SAW. 

Dia mengatakan, tujuan bersholawat kepada sahabat Nabi SAW yakni sebagai doa. Karena, doa memiliki keutamaan sebagaimana firman Allah SWT dalam surat At Taubah ayat 103: 

Baca Juga

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

"Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Mahamendengar, Mahamengetahui."

"Maka dari itu, yang dimaksud adalah berdoa untuk mereka (para sahabat Rasulullah SAW), bukan sholawat sebagaimana yang diyakini sebagian orang," kata dia seperti dilansir Elbalad, Rabu (6/4/2022). 

Syekh Syawqi melanjutkan, berdasarkan ayat tersebut, tidak ada masalah dalam mendoakan para sahabat Nabi Muhammad SAW. Karena itu, dia menekankan, mendoakan para sahabat Nabi SAW itu dibolehkah dan tidak termasuk perkara yang bidah. 

Syekh Syawqi juga mengungkapkan, para sahabat pun amat tertarik untuk bershalawat kepada Nabi SAW. Dalam Shahih Bukhari dijelaskan mengenai para sahabat yang ingin mengetahui bagaimana cara bershalawat kepada Rasulullah SAW. Lalu Nabi SAW menjawab, "Ucapkanlah: 

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وعلى آلِ مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد

'Allahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa shallaita 'alaa Ibhrahim wa ala aalii ibraahim innaka hamiidum majiid. allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa'alaa aali Muhammad kamaa baarakta 'alaa 'aali Ibrahiima innaka hamiidum majiid'".

Ya Allah rahmatilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana engkau rahmati Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Mahaterpuji lagi Mahamulia. Ya Allah berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau berkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim sesungguhnya Engkau Mahaterpuji lagi Mahamulia. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW juga bersabda menekankan keutamaan bershalawat: 

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

"Siapa yang membaca shalawat kepada sekali, maka Allah SWT akan mengganjarnya dengan 10 kali shalawat dan menggugurkan 10 dosanya, serta mengangkat 10 derajat untuknya." (HR Bukhari)  

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA