Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Citi Indonesia Asah Keterampilan Ribuan Generasi Muda

Rabu 06 Apr 2022 15:20 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Andi Nur Aminah

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi.

Foto: Dok. Webi
Indonesia punya peluang memanfaatkan bonus demografi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Citi Indonesia dan Indonesia Business Links (IBL) terus berupaya menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Salah satunya melalui pelaksanaan Program Skilled Youth yang membekali anak muda dengan keterampilan soft skills maupun hard skills.

CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi menyampaikan Indonesia berpeluang masuk lima negara di dunia dengan ekonomi terbesar pada tahun 2045. Pada kondisi tersebut, Indonesia punya peluang memanfaatkan bonus demografi.

Baca Juga

"Momentum ini tentu akan memberikan banyak perubahan dan penyesuaian pada kehidupan bermasyarakat dalam suatu negara. Tak selalu menguntungkan jika fenomena tersebut tidak diimbangi dengan persiapan yang matang justru dapat menjadi ancaman bagi negara," kata Batara dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (6/4/2022). 

Batara menyebut Indonesia sudah mulai memasuki masa bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif (15 hingga 64 tahun) mendominasi. Berdasarkan hasil Sensus Penduduk Tahun 2020, persentase penduduk usia produktif terhadap total populasi Indonesia pada tahun 2020 sebesar 70,72 persen dan akan terus berkembang di tahun-tahun berikutnya. 

"Hal ini tentunya menuntut generasi muda Indonesia untuk memiliki daya saing yang tinggi dan keterampilan yang mumpuni agar dapat terus berkembang di masa mendatang," ujar Batara. 

Oleh karena itu, Citi Indonesia secara aktif mendukung kelangsungan program Skilled Youth agar dapat membekali dan mempersiapkan generasi muda dalam memimpin Indonesia di kemudian hari. Hingga saat ini, program Skilled Youth berhasil membekali 2.850 generasi muda. 

"Kami pun berharap agar program ini mampu terus menebarkan manfaat dan meningkatkan kemampuan kerja serta keahlian kewirausahaan para generasi muda," ucap Batara. 

 Sementara itu, Ketua Pembina Indonesia Business Links (IBL) Heru Prasetyo mengatakan Program Skilled Youth yang berlangsung selama enam tahun terakhir bertujuan menurunkan angka pengangguran generasi muda. Peserta program diberi pelatihan karakter, pelatihan keterampilan kerja, pelatihan manajemen bisnis, bimbingan karir, serta mentoring bisnis.

Program ini menjangkau lebih dari 2.850 anak muda di wilayah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung dan sekitarnya. 

"Program Skilled Youth telah berperan aktif dalam upaya meningkatkan dan memberdayakan sumber daya generasi dengan kualitas yang baik agar siap untuk masuk ke dunia industri, baik sebagai karyawan maupun sebagai wirausaha," ucap Heru. 

Diketahui, Citi Indonesia dan IBL baru saja menyelenggarakan webinar mengenai upaya pemangku kepentingan dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 di Marquee Cyber 2, Jakarta Selatan.Webinar ini bertujuan memahami strategi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam menyiapkan kompetensi generasi muda Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA