Rabu 06 Apr 2022 15:00 WIB

Ketersediaan Sembako Ramadhan-Lebaran di Sleman Dipastikan Aman

Selain operasi pasar, Pemkab Sleman telah melakukan pemantauan gabungan.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq
Pedagang menjajakan barang dagangan di Pasar Gentan, Sleman, DI Yogyakarta.
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Pedagang menjajakan barang dagangan di Pasar Gentan, Sleman, DI Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman melakukan rakor dengan Pemkab Sleman, DIY. Ini sebagai usaha memastikan persediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Dari rakor, disimpulkan ketersediaan komoditas bahan pokok di Sleman selama Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri tercukupi. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan, Pemkab Sleman telah tiga kali operasi pasar pada Januari.

Langkah ini dinilai telah berhasil mendistribusikan lebih dari 25 ribu liter minyak goreng bagi masyarakat kurang mampu, UKM, dan UMKM binaan Pemkab Sleman. Selain operasi pasar, Pemkab Sleman telah pula melakukan pemantauan gabungan.

Dilaksanakan bersama Satgas Pangan Polres Sleman dan DPRD Sleman. Karenanya, Danang menekankan, perlu disampaikan kepada masyarakat luas kalau ketersediaan bahan pokok di Sleman masih aman agar masyarakat tidak melakukan panic buying.

"Saya juga mengharapkan peran serta aktif pelaku usaha untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kebutuhan masyarakat dengan menyediakan stok yang cukup," kata Danang, Rabu (6/4/2022).

Rakor TPID Sleman turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan. Antara lain Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda, Dinas P3, Dinas Perindag, Bagian Ekonomi, Pertamina, Bulog, Organda, Hiswana Migas, dan Badan Pusat Statistik.

Data Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, per 31 Maret 2022 pasokan stok daging sapi dan bawang merah jadi perhatian karena ketersediaan terbatas. Sedangkan, stok beras, jagung, daging ayam ras, telur ayam ras dalam surplus.

Begitu pula cabai merah, cabai rawit, dan bawang putih dalam keadaan surplus. Sedangkan, data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, menyebut kalau keterjangkauan harga beberapa komoditas memang sudah mengalami kenaikan.

Namun, masih masuk dalam kerangka acuan harga pemerintah. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti telur ayam ras, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan bawang merah. Pertamina melaporkan stok BBM tercukupi.

Begitu pula dengan ketersediaan elpiji yang dilaporkan dalam keadaan aman. Tapi, yang menjadi catatan terdapat tren konsumsi BBM peralihan dari Pertamax ke Pertalite yang disebabkan kenaikan harga Pertamax yang terjadi baru-baru ini.

Selain itu, Bulog turut menyampaikan kalau komoditas tepung terigu dan gula pasir cenderung mengalami kenaikan harga jelang Hari Raya Idul Fitri. Meski begitu, untuk ketersediaan stok di Sleman keduanya dilaporkan tercukupi.

"Rakor ini rencananya ditindaklanjuti tinjauan ketersediaan harga dan distribusi bahan pokok masyarakat sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan TPID Sleman. Pemantauan direncanakan pada pekan depan atau pertengahan Ramadhan," ujar Danang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement