Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Usai Milan Ditahan Imbang Bologna, Ini Reaksi Pioli

Selasa 05 Apr 2022 06:24 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Muhammad Akbar

Pelatih AC Milan Stefano Pioli berjalan di lapangan sebelum pertandingan sepak bola Serie A antara Salernitana dan AC Milan, di stadion Arechi di Salerno, Italia, Sabtu, 19 Februari 2022.

Pelatih AC Milan Stefano Pioli berjalan di lapangan sebelum pertandingan sepak bola Serie A antara Salernitana dan AC Milan, di stadion Arechi di Salerno, Italia, Sabtu, 19 Februari 2022.

Foto: Alessandro Garofalo/LaPresse via AP
Saya benar-benar mengecualikan gagasan bahwa itu adalah masalah psikologis.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN — Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengakui hasil imbang dengan Bologna adalah 'kesempatan yang terlewatkan' bagi Milan. Namun dia membantah anggapan bahwa hasil ini telah membuat Milan menyerah di bawah tekanan menjadi pemimpin klasemen sementara.

Dalam laga yang digelar di Stadion San Siro, Selasa (5/4) dini hari WIB, Rossoneri yang tampil dominan ternyata hanya bisa bermain imbang tanpa gol melawan Bologna. Laga tersebut menjadi pertandingan ke-100 Pioli di Serie A bersama Milan.

“Sangat mudah untuk menganalisis pertandingan malam ini. Kami tidak dapat menemukan momen kecil itu, bola terakhir, putaran, tembakan yang bisa mengubahnya. Kami melakukan segalanya,” kata sang pelatih kepada Sky Sport Italia.

Piolli menambahkan, “Ini adalah pertandingan di mana jika Anda memecahkan kebuntuan lebih awal, itu menjadi lebih mudah, jika tidak maka akan sangat sulit. Kami bekerja sangat baik saat menguasai bola melawan tim yang kasar, tetapi tidak begitu baik dengan bola di kaki kami.”

Pioli ditanya apakah Milan berada di bawah tekanan yang disebabkan oleh kemenangan tandang Inter atas Juventus dan Napoli mengalahkan Atalanta 3-1.

“Saya benar-benar mengecualikan gagasan bahwa itu adalah masalah psikologis. Tim bermain dengan karakter, temperamen, dan mentalitas yang tepat, bahkan dengan kualitas hingga sepertiga akhir lapangan." imbuhnya.

“Saat ini, kami menciptakan banyak peluang dan tidak menyelesaikannya, itulah kebenaran yang ditunjukkan oleh statistik. Kami memainkan sepak bola kami, tetapi tidak menyelesaikan peluang." jelasnya.

“Saya tidak punya keluhan tentang tim ini selain kami harus lebih tajam dan lebih efisien di area penalti. Kami memainkan setiap pertandingan untuk menang, jadi tentu saja itu adalah peluang yang terlewatkan, terutama di depan para penggemar kami.” tegasnya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA