Selasa 05 Apr 2022 05:20 WIB

Menilik Sentimen Galak Ala Ultras PSG Terhadap Ramos, Messi, dan Neymar Jr

Ramos jadi sosok terbaru yang disorot tajam oleh pendukung PSG.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Bek Paris Saint-Germain (PSG), Sergio Ramos.
Foto: EPA-EFE/Thierry Larret
Bek Paris Saint-Germain (PSG), Sergio Ramos.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pendukung yang selalu memberikan tekanan kepada para pemain jelas menyimpan perasaan kecewa. Tidak, ada yang ingin melihat timnya jatuh terperosok baik itu para fan pun juga pemain. Tetapi aksi yang dilakukan penggemar garis keras Paris Saint-Germain (PSG) jelas menjadi kabar yang menarik.

Setelah ultras PSG melempar kritik pun ejekan terhadap Lionel Messi serta Neymar Jr lantaran gagal membawa Les Parisiens bersaing di ajang Liga Champions usai tersingkir dari Real Madrid pada babak 16 besar.

Baca Juga

Selain tersisih dari kompetisi elit Benua Biru, PSG juga dipaksa menyerah dari ajang Coupe de France. Hasilnya deretan para bintang terimbas hujan kritik para pendukung garis keras.

Bukan hanya Lionel Messi dan juga Neymar Jr yang mendapat seruan negatif dari para tifosi PSG. Bek tengah berpengalaman sekelas Sergio Ramos juga merasakan amukan pun kemarahan ultras PSG saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Lorient pada laga kemarin.

PSG sejatinya memetik kemenangan fantastis 5-1 atas Lorient. Tetapi, Ramos tetap menjadi sasaran ejekan para penggemar garis keras Les Parisiens.

Dilansir Marca, Senin (4/4/2022) usai dua bulan absen karena cedera, Ramos masuk menggantikan Marquinhos pada menit ke-72. Tetapi, ia disambut dengan campuran ejekan dan siulan penonton di Stade Parc des Princes.

Namun, bek tengah Spanyol itu tidak hanya kena siulan dan dicemooh ketika masuk ke lapangan. Dia juga mendapat siulan setiap kali menyentuh bola. Pesan yang jelas dari fan PSG kepada Ramos.

Ini menjadi penampilan keenam Sergio Ramos untuk PSG sejak bergabung dari Real Madrid pada musim panas lalu dengan status free transfer. Tetapi cedera yang kerap menegurnya merusak musim debut Ramos bersama tim ibukota Prancis tersebut.

Faktanya, pertandingan terakhir Ramos untuk PSG terjadi pada 23 Januari 2022. Tifosi menuding manajemen klub telah melakukan kesalahan karena mengontrak pemain berusia 36 tahun itu.

Pelatih PSG, Mauricio Pochettino telah melakukan yang terbaik untuk membantu Ramos menyelesaikan dan mengatasi masalah awal ini, tetapi sangat sulit untuk membuat tanda di klub ketika sang pemain tidak bisa masuk ke lapangan.

"Dia (Ramos) kecewa dan frustrasi. Kami mencoba membantunya dengan semua sumber daya kami. Dialah yang paling menderita dalam situasi ini," kata Pochettino dilansir Marca.

Kritik terhadap pemain telah tersebar luas di Paris, wajar bagi basis penggemar yang hampir tidak pernah melihat salah satu rekrutan musim panas mereka tampil moncer, dan ini tidak terbantu oleh musim tim yang sangat mengecewakan.

Eks pemain PSG, Alain Roche menegaskan cemoohan terhadap para pemain PSG wajar terjadi. Apalagi, Ramos, khususnya tidak pernah memainkan satu pertandingan penting, bahkan tak memperkuat Les Rouge et Bleu ketika mentas di Liga Champions 2021/2022.

"Menyedihkan, kami senang dia bersama kami, tetapi ini adalah pertaruhan yang gagal. Sekarang kami harus percaya pada keajaiban, bagi saya musimnya sudah berakhir," kata Alain Roche menegaskan.

Rekrutan PSG pada musim panas kemarin memang tidak memberikan efek positif. Messi, Donnarumma, Ramos, pun Wijnaldum sama-sama menunjukkan performa negatif dan diklaim telah gagal mendongkrak reputasi tim.

Serupa dengan Ramos, dua pemain bintang lainnya Lionel Messi dan Neymar juga dicemooh oleh pendukung PSG di Parc des Princes saat tim bertemu Girondins Bordeaux.

Cemoohan dan siulan terhadap Messi dan Neymar terus terdengar sepanjang laga setiap kali kedua mantan bintang Barcelona itu menguasai bola.

Sebelumnya Collectif Ultras PSG menyatakan ketidakpuasannya terhadap klub dan pendekatan terhadap pasar transfer. Akibatnya mereka menuntut klub untuk segera melakukan perubahan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement