Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Pratinjau Milan Vs Bologna; Waspada Terpeleset, Rossoneri

Senin 04 Apr 2022 03:30 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Manajer AC Milan Stefano Pioli.

Manajer AC Milan Stefano Pioli.

Foto: AP/Antonio Calanni
Milan sedang ada di puncak klasemen dan tak boleh gegabah.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- AC Milan bakal melakoni laga kandang melawan tim papan tengah Bologna pada lanjutan giornata ke-31 Serie A Liga Italia 2021/2022, yang berlangsung di Stadion San Siro, Selasa (5/4/2022) dini hari WIB nanti. Ini jelas jadi pertandingan yang sulit untuk kedua belah pihak meski i Rossoneri tetap menjadi yang paling favorit untuk keluar sebagai pemenang.

Performa Bologna belakangan menurun mengingat mereka tidak pernah menang saat melawan empat tim besar Italia. Sebaliknya, Milan justru tengah moncer lantaran tidak terkalahkan dalam tiga partai terakhir.

Baca Juga

Selain itu i Diavolo Rosso serta pelatih Stefano Pioli memiliki keunggulan dari catatan pertemuan kedua tim. Milan memenangkan 11 dari 12 pertandingan terakhir versus Bologna dan mereka selalu mencetak setidaknya dua gol di masing-masing dari enam pertemuan.

Selain itu, mereka selalu mencetak setidaknya dua gol di masing-masing dari lima pertandingan kandang terakhir, sejak musim kampanye 2016/2017.

Adapun Pioli, memiliki 13 kemenangan, tiga seri dan dua kekalahan melawan i Rossoblu dalam karier manajerialnya.

"Kami memiliki pertandingan penting dan penting bagi kami untuk mengamankan nilai terbaik di sisa musim ini. Laga nanti jelas akan sulit, tapi kami berharap dapat mengatasinya," kata Stefano Pioli dilansir laman resmi klub, Ahad (3/4/2022).

Memuncaki klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 66 poin dan unggul tiga angka dari Napoli di posisi kedua, Milan akan mencoba melebarkan jarak pada pekan 31 ini. Itu karena, para pesaing terdekat Milan untuk meraih scudetto baru saja melewati laga berat seperti Inter Milan bertemu Juventus, pun Napoli kontra Atalanta. 

Para pesaing terdekat Milan untuk meraih scudetto saling berhadapan di pekan ini. Inter Milan bertemu Juventus, sedangkan Napoli akan melawan Atalanta.

Berbekal tiga kemenangan beruntun di Liga Italia, Milan menatap laga melawan Bologna dengan percaya diri. Performa apik Fikayo Tomori dan Piere Kalulu di depan kiper Mike Maignan dalam beberapa pekan terakhir menjadi sorotan.

Duet maut itu mampu menjaga gawang Milan tetap perawan pada bulan Maret 2022 kemarin. Tak hanya di lini belakang, para pemain gelandang tengah Sandro Tonali, Ismael Bennacer, dan Franck Kessie telah menemukan performa terbaik mereka.

"Grup bekerja dengan baik, mereka yang bertahan di sini dan mereka yang kembali meski dengan suasana hati berbeda karena timnas. Kini kami harus memikirkan satu pertandingan pada satu waktu," sambung Pioli.

Lebih lanjut allenatore berusia 56 tahun memberikan suntikan motivasi kepada seluruh skuadnya untuk bisa memaksimalkan peluang mereka memetik tiga poin krusial.

Dirinya berharap semua pemain Iblis Merah dapat menjaga fokus mereka selama berada di atas lapangan dan mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun menjadi gol. "Milan hanya bergantung pada diri sendiri dan tidak dengan laga-laga tim lain. Saya mengharapkan lebih dari semua orang karena saya tahu dan menghargai kualitas mereka. Setiap orang dapat berkontribusi pada delapan pertandingan yang menentukan ini," kata dia.

Sementara itu Bologna, calon lawan i Rossoneri, tengah menjalani momen sulit dengan hanya memetik satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir, kalah dua, dan imbang dua kali. Saat ini i Rossoblu menduduki kursi ke-12 klasemen Liga Italia dengan perolehan angka 33 sama dengan milik Empoli. Kemenangan juga sangat berarti bagi pasukan Sinisa Mihajlovic sebab mereka bakal terus berjuang demi menghindar dari posisi degradasi.

Dilema lain yang dimiliki Bologna adalah ketidakhadiran pelatih Mihajlovic yang tengah bertarung menghadapi penyakit Leukemia untuk kali kedua. Sebelumnya, Mihajlovic mengadakan, telekonferensi dari rumah sakit dengan para pemain Bologna pun mendoakan yang terbaik bagi Riccardo Orsolini dan kolega jelang lawatan ke San Siro.

"Saya tak bisa berada di sana, tetapi secara mental saya akan selalu bersama kalian. Ruang ini diatur untuk semua pertandingan, saya selalu berhubungan dengan staf," kata Mihajlovic dikutip Football Italia.

Bologna butuh poin untuk memperbaiki posisi. Apabila kalah mereka bisa saja turun ke peringkat 13 atau 14. Mihajlovic mengharapkan timnya dapat mencuri poin dari mantan klubnya tersebut.

Akan tetapi, juru taktik asal Serbia sadar misi tersebut tidaklah berjalan mudah. Sebab bukan hanya 11 pemain Milan yang dihadapi, tapi 60 ribu Milanisti yang memadati tribun.

"Pergi ke Milan bukanlah perjalanan yang mudah. Ada 60 ribu penggemar di sana yang mendukung mereka. Tapi saya juga percaya ini juga tidak akan mudah untuk mereka."

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA