Sabtu 02 Apr 2022 13:15 WIB

SMKN 1 Pajangan Gandeng Universitas BSI Gelar Uji Kompetensi Kejuruan RPL

Universitas BSI sebagai kampus digital dipilih sebagai tim penguji eksternal

Universitas BSI sebagai kampus digital dipilih sebagai tim penguji eksternal dalam UKK SMKN 1 Pajangan.
Foto: UBSI
Universitas BSI sebagai kampus digital dipilih sebagai tim penguji eksternal dalam UKK SMKN 1 Pajangan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Hal ini membuat SMK N 1 Pajangan, Bantul, DIY menggelar Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) pada Rabu (23/3/2022) silam.

Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sebagai kampus digital dipilih SMKN 1 Pajangan sebagai tim penguji eksternal. Sardiarinto dan Akhmad Syukron ditunjuk sebagai dosen perwakilan yang hadir dalam pelaksanaan asesmen uji kompetensi. Sardiarinto mengatakan proses asesmen UKK jurusan RPL ini berfokus pada pengoperasian program.

Baca Juga

“Proses asesmen UKK jurusan RPL berfokus pada bagaimana siswa mampu mengoperasikan program yang digunakan serta mampu membuat aplikasi sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditentukan,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Jumat (31/3/2022).

Ia menambahkan UKK bagi SMK memiliki keunggulan tersendiri yang dapat memenuhi kebutuhan industri bagi tenaga teknisi dalam bidang pengembangan software. Dengan demikian, lulusan SMK dipercaya memiliki daya saing tinggi karena telah sesuai dengan keahlian yang ditempuh selama pembelajaran.

Andrianto Hari Wibowo selaku ketua pelaksana uji kompetensi mengungkapkan tujuan dari UKK selain untuk mengukur pencapaian kompetensi juga sebagai bukti keseriusan peserta didik dalam menyelesaikan pendidikannya. “Tujuan dari Ujian Kompetensi Keahlian yaitu untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa SMK yang telah menyelesaikan proses pembelajaran sesuai kompetensi keahlian yang ditempuh dan juga memfasilitasi siswa SMK yang akan menyelesaikan pendidikannya untuk mendapatkan sertifikat uji kompetensi,” kata Andrianto.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement