Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Rashid Ikut Tradisi Munggahan Khas Masyarakat Sunda Sebelum Tinggalkan Bandung

Sabtu 02 Apr 2022 09:21 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Persib Bandung berkebangsaan Palestina Mohammed Rashid bersama para penggemarnya saat menggelar munggahan di Bandung, Jumat (1/4/2022).

Pemain Persib Bandung berkebangsaan Palestina Mohammed Rashid bersama para penggemarnya saat menggelar munggahan di Bandung, Jumat (1/4/2022).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Rashid mengumpulkan para penggemar yang beruntung untuk makan bersama.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung membubarkan tim setelah kompetisi Liga 1 2021/2022 selesai. Berbeda dari pemain lain yang memilih untuk berkumpul bersama keluarga, pemain Persib, Mohammed Rashid memilih untuk bertemu dengan para penggemarnya. 

Sebanyak 15 penggemar dan keluarganya yang terpilih dari akun Instagram-nya berkumpul di sebuah restoran Timur Tengah di Jalan Ternate, Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (1/4/2022). Rashid mengakui punya alasan sendiri mengumpulkan mereka.

Baca Juga

"Saya senang terhubung dengan orang yang mendukung kami, mengenal mereka, saya ingin tahu gaya hidupnya dan bagaimana perasaan mereka," kata Rashid.

"Alasan menggelar acara ini karena kami baru menuntaskan kompetisi, melalui musim yang berat dan bertemu orang-orang untuk memberitahu bahwa relasi kami bukan hanya tentang sepak bola," kata Rashid. 

Baginya bertemu dengan orang banyak dan menikmati waktu bersama akan menambah semangatnya setelah melewati musim kompetisi yang melelahkan. Baginya, hidup tentu bukan hanya soal sepak bola.

"Ini soal menikmati waktu dan hidup, bukan hanya sekedar sepak bola, sepak bola, dan sepak bola. Saya senang berinteraksi dengan orang-orang dan itu alasannya," kata Rashid.

Rashid baru mengetahui bahwa ada tradisi munggahan, bertemu teman-teman sebelum Bulan Ramadhan. Sebelum di Indonesia, ternyata Rashid pernah menggelar hal yang sama di Arab Saudi dan di negara asalnya, Palestina. 

"Tapi kebanyakan dengan keluarga, saya pribadi senang berkumpul dengan keluarga dan teman-teman," kata Rashid. 

"Sedangkan sekarang mereka adalah keluarga saya selama di Indonesia. Jadi itu eknapa saya melakukan ini, bertemu dengan orang-orang. Semuanya menyambut saya dan sangat bersahabat, jadi ini luar biasa," kata Rashid. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA