Kamis 31 Mar 2022 21:43 WIB

Pastikan Bahan Pokok Tercukupi Bupati Semarang Pantau Pasar Selama Ramadhan

Pemkab SEmarang telah menyiapkan beberapa strategi terkait Ramadhan

Rep: bowo pribadi/ Red: Hiru Muhammad
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika HA saat melakukan monitoring ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dan minyak goreng di Pasar Bedono, Kecamatan Jambu, kabupaten Semarang, Selasa (22/3). Kapolres menegaskan polisi bakal menindak tegas upaya penimbunan bahan kebutuhan utama masyarakat jelang Ramadhan ini.
Foto: Polres Semarang
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika HA saat melakukan monitoring ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dan minyak goreng di Pasar Bedono, Kecamatan Jambu, kabupaten Semarang, Selasa (22/3). Kapolres menegaskan polisi bakal menindak tegas upaya penimbunan bahan kebutuhan utama masyarakat jelang Ramadhan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN—Selama Ramadhan 1443 Hijriyah nanti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang akan mengupayakan berbagai bahan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman, baik dari sisi ketersediaan maupun kestabilan harganya.

Hal ini untuk menjamin berbagai jenis komoditas kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) nanti dapat terpenuhi dengan harga yang tetap terjangkau.  

Baca Juga

Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha mengungkapkan, terkait dengan persiapan menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang –melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) telah menyiapkan beberapa strategi.

Melalui Diskumperindag, Pemkab Semarang bakal terus memantau dan memonitor kondisi pasokan dan harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar- pasar tradisional yang ada di Kabupaten Semarang.

“Terutama untuk saat ini yang masih menjadi persoalan adalah minyak goreng yang harga dan pasokannya masih terus mengalami fluktuasi,” jelasnya, usai mengikuti acara Rapat Paripurna DPRd kabupaten semarang, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (31/3)

Terkait dengan minyak goreng, jelas bupati, Pemkab Semarang sudah tiga kali melakukan operasi pasar dan sekarang sedang dipersiapkan lagi untuk pelaksanaan operasi pasar minyak goreng, walaupun jumlahnya belum dapat mencukupi semua kebutuhan.

Ia berharap, baik minyak goreng maupun kebutuhan pokok masyarakat yang lain harus tetap tersedia selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri nanti dan jangan sampai terjadi kekurangan stok.

“Maka monitoring bersama- sama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkopimda) serta Satgas Pangan juga akan dilakukan oleh Bupati Semarang selama Ramadhan nanti,” tambahnya.

Ngesti juga menjelaskan, selain komoditas minyak goreng yang belum sepenuhnya stabil, sejumlah bahan pokok utama seperti beras dan sumber protein yang lain juga harus dipastikan ketersediaan dan kestabilan harganya.

Artinya semua elemen sembilan bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Semarang harus tetap tersedia selama Ramadhan dan Lebaran nanti.

Sekali lagi, monitoring dan pengawasan akan dioptimalkan agar berbagai kebutuhan pokok masyarakat tersebut ketersediaannya cukup dan harganya juga stabil dan yang penting juga tetap terjangkau oleh masyarakat.“Jangan sampai masyarakat di Kabupaten Semarang ini kesulitan untuk mengakses berbagai komoditas pokok harian tersebut, pada saat permintaan meningkat untuk momentum Lebaran,” katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement