Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Didier Deschamps Bersedia Berikan Saran kepada Paul Pogba Jika Diminta

Senin 28 Mar 2022 21:38 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Pelatih Prancis Didier Deschamps dan Paul Pogba.

Pelatih Prancis Didier Deschamps dan Paul Pogba.

Foto: AP/Vadim Ghirda, Kolam
Masa depan Pogba di MU belum jelas.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Masa depan gelandang Manchester United asal Prancis Paul Pogba belum jelas apakah akan bertahan di Old Trafford atau menuju pintu keluar. Kontrak sang pemain akan berakhir pada akhir musim dan hingga saat ini belum ada kesepakatan baru.

Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps mengaku bersedia jika diminta memberikan saran kepada Pogba untuk masa depannya di MU. Ia menegaskan, tidak tahu apa pilihan Pogba, tetapi ia bersedia berbicara dengannya.

Baca Juga

Saat ini, lanjut Deschamps, Pogba tak senang dengan performa MU dan situasi pribadinya. Namun menurutnya ada pemain lain yang kontraknya harus lebih khawatir daripada Pogba.

"Jika dia meminta saran kepada saya? Saya bisa memberikan pendapat, tapi hei, di sini kita berbicara tentang level teratas jadi saya akan mengatakan pergi ke batas tertinggi, terlepas dari pilihannya,” ujarnya dilansir dari Tribal Football, Senin (28/3).

Pogba didatangkan MU dari Juventus pada 2016. Total ia tampil 229 pertandingan di semua kompetisi bersama MU dan mencetak 39 gol serta 51 assist. Sejauh ini ia hanya mempersembahkan satu gelar untuk MU yakni Piala Carling pada 2017.

Sejumlah klub Eropa sedang memantau situasi Pogba. Mereka siap menampungnya jika dia tak memperpanjang kontraknya. Juventus dan Real Madrid adalah dua klub yang tertarik kepada sang pemain. Namun Bianconeri saat ini yang terdapan mendapatkan Pogba. Mereka ingin kembali mengulangi kisah sukses bersapa Pogba antara tahun 2012 hingga 2012.

Pada periode pertama Pogba di Turin, ia mempersembahkan empat Scudetto, dua Coppa Italia, empat Piala Super Coppa Italia. Dia juga dua kali terpilih sebagai player of the year.

Sebelumnya Pogba memberikan alasan mengapa penampilannya lebih baik ketika membela Prancis daripada MU. Ia mengatakan stabilitas adalah kunci dan itu ia dapatkan ketika bersama si Ayam Jantan, julukan timnas Prancis.

“Ini sederhana dengan Prancis, saya bermain dan saya bermain di posisi saya. Saya tahun peran saya dan saya merasakan kepercayaan dari pelatih dan para pemain,” katanya kepada Le Figaro.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA