Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Faktor yang Pengaruhi Perbedaan Pola Asuh Dulu dan Sekarang

Sabtu 26 Mar 2022 18:36 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi orang tua mengasuh anak. Faktor yang Pengaruhi Perbedaan Pola Asuh Dulu dan Sekarang

Ilustrasi orang tua mengasuh anak. Faktor yang Pengaruhi Perbedaan Pola Asuh Dulu dan Sekarang

Foto: republika/Putra M. Akbar
Pola asuh anak oleh orang tua berubah sering dengan tuntutan zaman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Seiring dengan perkembangan zaman, pola asuh anak pun ikut berubah. Apa yang dulu mudah untuk diterapkan, kini kemungkinan sudah tidak relevan lagi.

Grace E Sameve MA, psikolog anak dan remaja mengatakan bahwa pola asuh zaman dulu dan sekarang mengalami perubahan karena adanya berbagai faktor seperti perubahan teknologi, stereotipe, dan mitos yang beredar di kalangan masyarakat. 

Baca Juga

Ada berbagai saran dan tips yang bisa diterapkan orang tua di rumah agar tidak bingung mengenai pola pengasuhan yang baik di zaman sekarang.

Menurut Grace, orang tua harus ingat bahwa mengasuh anak merupakan proses belajar terus menerus, sehingga orang tua juga harus beradaptasi, terbuka, dan kritis.

"Tujuan dari pola asuh anak juga bukan selalu untuk mengadaptasi pola asuh yang kekinian, namun lebih fokus untuk menemukan formula yang sesuai dan belajar untuk seimbang serta berempati dengan anak," ujar Grace dalam siaran resminya dikutip Sabtu (26/3/2022).

Perbedaan pola asuh zaman dulu dan sekarang dirasakan pasangan H  Faisal dan Dewi Zuhriati yang kini berperan menjadi orang tua bagi cucu satu-satunya, Gala Sky Andriansyah, sejak Febri Andriansyah dan Vanessa Angel meninggal dunia.

Faisal dan Dewi mengatakan dulu ketika membesarkan keempat anaknya Febri, Frans, Fadly, dan Fuji yang ditanamkan sejak kecil adalah kegigihan di setiap individu sehingga bisa menjadi pribadi yang bertanggung jawab bagi keluarga.

Faisal dan Dewi juga selalu memantau tumbuh kembang anak-anaknya dari kecil hingga besar, sehingga anak-anaknya tidak lupa dengan berbagai kewajiban mereka sebagai seorang anak.

Akan tetapi, Faisal dan Dewi juga kesulitan serta membutuhkan waktu yang lama dalam menyaring informasi dan mitos yang beredar pada zaman dahulu lantaran sulitnya mengakses dan memvalidasi kebenaran dari sebuah informasi.

Kini dalam mengasuh Gala yang masih batita, Faisal dan Dewi mengaku lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan gizi harian Gala, dengan harapan cucunya dapat bertumbuh secara optimal sesuai dengan pertumbuhan usianya.

Faisal dan Dewi juga menjadi lebih terbuka dan kritis dengan informasi terbaru. Keduanya pun berusaha untuk selalu beradaptasi dengan teknologi dan zaman yang sudah berubah. "Terutama untuk menerapkan pola asuh yang relevan untuk cucu kami," kata Faisal. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA