Sabtu 26 Mar 2022 12:28 WIB

BPIP Apresiasi Pencanganan Kampung Pancasila oleh TNI di Blora

Kampung Pancasila untuk melestarikan dan menjaga nilai-nilai Pancasila.

BPIP Apresiasi Pencanganan Kampung Pancasila oleh TNI di Blora. Foto: Sestama BPIP DR Karjono (kiri) saat berdiskusi dengan Bupati Blora Arief Rohman (kanan) dan Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Parwito (tengah) di sela acara peresmian Kampung Pancasila di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (26/3/2022).
Foto: Dok Republika
BPIP Apresiasi Pencanganan Kampung Pancasila oleh TNI di Blora. Foto: Sestama BPIP DR Karjono (kiri) saat berdiskusi dengan Bupati Blora Arief Rohman (kanan) dan Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Parwito (tengah) di sela acara peresmian Kampung Pancasila di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (26/3/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, BLORA -- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengapresiasi pencanganan kampung Pancasila oleh TNI di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Karena, hal tersebut sebagai upaya untuk menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

"Luar biasa, kami apresiasi pencanganan kampung Pancasila. Saya melihat kampung Pancasila di Blora ini ada nuansa yang luar biasa di mana desa menjunjung kearifan lokal dan budayanya," kata Sekretaris Utama BPIP Karjono saat peresmian Kampung Pancasila di Desa Pengkol Jagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (26/3/2022).

Baca Juga

Karjono mengatakan bahwa menjaga nilai-nilai Pancasila itu sangat penting. Karena, sejak reformasi ini dia mengakui nilai-nilai Pancasila mulai luntur dengan banyaknya ideologi-ideologi asing yang ingin mengganti Pancasila.

Untuk menjaga nilai-nilai Pancasila, lanjut Karjono, perlu digunakan pendekatan kepada masyarakat. Salah satunya, ada dukungan dan arahan Presiden Jokowi untuk membumikan Pancasila.  

"Pak presiden berpesan membumikan Pancasila harus disosialisasikan dengan cara yang menyenangkan. Yakni, musik dan seni, kuliner, serta olahraga," kata Karjono.  

"Dengan begitu Pancasila akan melekat di hati masyarakat," kata Karjono.

Maka dari itu, Karjono di acara ini juga menyerahkan secara simbolis permainan yang mengandung nilai-nilai Pancasila. Salah satunya adalah permainan bernama Pancamain.

photo
Sestama BPIP DR Karjono - (Dok Republika)

 

Ini adalah upaya BPIP dalam menginventarisir 1.500 permainan di seluruh Indonesia yang mengandung nilai-nilai Pancasila. Dan, juga menjadi sarana sosialisasi Pancasila kepada masyarakat.  

Di acara peresmian Kampung Pancasila itu, hadir sejumlah tokoh. Di antaranya dari BPIP yakni Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Romo Benny Susetyo, Direktur Sosialisasi dan Komunikasi M Akbar Hadiprabowo, dan Direktur Pembudayaan dan Jaringan DR Irene Camelyn Sinaga. Sementara dari TNI diwakili oleh Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Parwito dan Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro. Sementara, dari Pemkab Blora dihadiri oleh Bupati Arief Rohman.

Kembali dalam sambutannya, Karjono mengatakan bahwa dia mendapatkan pesan langsung dari KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurahman yang sejak menjabat Pangdam Jaya sudah bekerja sama dengan BPIP.

 

"Bapak KSAD berpesan bahwa dia akan menerapkan salam pancasila sampai pada ujung Babinsa (Bintara pembina desa)," kata Karjono.

Karena itu, Karjono mengatakan bahwa sosialisasi tentang salam Pancasila itu sudah dilakukannya dalam beberapa waktu terakhir. Misalnya, di tahun ini Karjono melakukan kunjungan kerja ke Papua dan Papua Barat dan sudah menyampaikan tentang filosofi salam Pancasila hingga ke Koramil di sana.

Di acara itu, Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Parwito membacakan pidato dan pesan dari Pangdam IV Diponegoro Mayjen Rubianto. Dalam sambutan yang dibacakan, disebutkan  bahwa Pancasila sebagai dasar negara merupakan pegangan hidup dalam kehidupan berbangsa. Untuk pencanganan kampung Pancasila bertujuan agar masyarakat mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila, khususnya generasi muda.

Selain itu, pencanganan kampung Pancasila sangat penting untuk memutus rantai radikalisme yang tersebar di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sehinga, kampung Pancasila perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kasdam mengakhiri pembacaan sambutan Pangdam dengan meluncurkan aplikasi E-Kampung Pancasila. Dan, dilanjutkan dengan prosesi pencanganan Kampung Pancasila.

Rangkaian pencanangan Kampung Pancasila ini dilanjutkan dengan berbagai kegiatan yang diikuti oleh masyarakat. Di antaranya, lomba mural tingkat nasional, pembacaan puisi tentang Pancasila, dan penampilan kesenian dan kebudayaan masyarakat Blora.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, pencanangan kampung Pancasila adalah upaya menjaga Pancasila dan NKRI. "Upaya ini terus kita dengungkan," kata Arief.

Rencananya, lanjut Arief, pencanganan Kampung Pancasila tidak berhenti di Desa Pengkol Jagong saja. Tetapi, akan dicanangkan di 16 kampung lainnya.

"Nanti kita bersama dengan BPIP dan TNI bersama-sama mendukung program kampung Pancasila ini," kata Arief.

photo
Sestama BPIP DR Karjono (kiri) saat menyerahkan permainan Pancamain untuk masyarakat Desa Pengkol, Kabupaten Blora - (Dok Republika)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement