Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Bela Kepentingan Fans, Kapten Liverpool Hardik Kebijakan FA Soal Ini

Sabtu 26 Mar 2022 09:22 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Kapten Liverpool Jordan Henderson.

Kapten Liverpool Jordan Henderson.

Foto: AP/Luis Vieira
FA sebenarnya menyiapkan 100 bus gratis untuk para fans menonton di Wembley.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Kapten sekaligus gelandang Liverpool, Jordan Henderson, menilai, keputusan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk tetap menggelar laga semifinal Piala FA di Stadion Wembley, London, masih merugikan fans. Henderson lebih memilih opsi pemindahan lokasi babak semifinal Piala FA. 

Sebelumnya, FA tetap memutuskan akan menggelar babak semifinal Piala FA di Stadion Wembley. Rencananya, laga Liverpool kontra Manchester City akan digelar pada Sabtu (16/3) malam WIB, kemudian diikuti duel Chelsea menghadapi Crystal Palace, Ahad (17/3) malam WIB. 

Baca Juga

Tidak hanya itu, FA juga akan menyiapkan 100 bus gratis untuk mengangkut suporter Liverpool dan Manchester City ke Stadion Wembley. FA berharap bisa mengangkut sekitar lima ribu pendukung Manchester City dan Liverpool ke Stadion Wembley untuk menghadiri laga tersebut secara langsung. 

Tindakan itu menjadi langkah FA dalam merespons kesulitan yang dihadapi para pendukung City dan Liverpool untuk hadir secara langsung ke Stadion Wembley. Pasalnya, Avanti West Coast selaku operator kereta telah menutup jalur ke London dari Kota Manchester dan Liverpool pada 16 April hingga 18 April. 

Penutupan sementara ini terpaksa dilakukan Avanti West Coast untuk melakukan perbaikan dan pemeliharaan teknik di berbagai titik dalam jalur kereta yang menuju London. Namun, Henderson menilai, keputusan FA untuk tetap menggelar laga semifinal di Stadion Wembley tetap merugikan buat fan. Menurut gelandang asal Inggris itu, FA seharusnya memindahkan laga ke lokasi netral, yang lebih dekat dari Manchester dan Liverpool. Alhasil, ongkos transportasi buat para fans bisa sedikit ditekan. 

''Keputusan itu cukup mengecewakan. Seharusnya, ini adalah waktu yang tepat untuk lebih memperhatikan mereka. Hari laga tersebut adalah hari untuk mereka dan untuk berbagai alasan, mereka tentu mempertimbangkan ongkos. Karena itu, akan lebih masuk akal apabila laga dipindah ke venue yang netral di bagian utara, yang lebih dekat ke Manchester dan Liverpool,'' tutur Henderson seperti diansir The Guardian, Sabtu (26/3/2022). 

Gelandang berusia 31 tahun itu juga menilai, sebagai stadion nasional, penggunaan Stadion Wembley di kompetisi domestik semestinya hanya dibatasi untuk menggelar partai final. Laga-laga di babak semifinal Piala FA cukup digelar di lokasi netral. 

''Saya suka tampil di Stadion Wembley. Itu adalah stadion yang luar biasa. Namun, saya lebih suka stadion itu hanya menggelar laga final. Menggelar laga semifinal di venue netral tidak akan mengurangi antusiasme di laga tersebut. Kemudian menggelar laga final di Stadion Wembley juga akan menambah motivasi pemain,'' kata Henderson.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA