Jumat 25 Mar 2022 16:54 WIB

Animo Vaksin Booster Meningkat Sejak Jadi Syarat Mudik Lebaran

Vaksinasi Covid-19 tetap berjalan selama Bulan Ramadhan.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Agus raharjo
Tenaga pendidik mengikuti vaksinasi booster Covid-19 di Dinas Kesehatan DIY, Yogyakarta, Selasa (18/1/2022). Sebanyak 1.200 dosis vaksin Covid-19 Astrazeneca dan Pfzer disiapkan untuk vaksinasi Covid-19 booster. Pada dua hari ini vaksinasi booster mayoritas untuk tenaga pendidik.
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Tenaga pendidik mengikuti vaksinasi booster Covid-19 di Dinas Kesehatan DIY, Yogyakarta, Selasa (18/1/2022). Sebanyak 1.200 dosis vaksin Covid-19 Astrazeneca dan Pfzer disiapkan untuk vaksinasi Covid-19 booster. Pada dua hari ini vaksinasi booster mayoritas untuk tenaga pendidik.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta menyebut, animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) terus meningkat. Hal ini juga didorong dengan adanya kebijakan yang diterapkan pemerintah dengan menjadikan booster sebagai syarat untuk mudik.

"Ada peningkatan (animo masyarakat untuk booster)," kata Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani saat dikonfirmasi Republika.co.id, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga

Secara keseluruhan, capaian vaksinasi booster di Kota Yogyakarta sudah mencapai sekitar 60 persen. "Untuk masyarakat umum (termasuk lansia), cakupan vaksin booster sudah 45,92 persen dan untuk petugas publik sudah 35,19 persen," ujar Emma.

Pihaknya juga terus mempercepat vaksinasi booster ini di kota Yogyakarta. Bahkan, juga dibuka layanan vaksinasi booster, salah satunya di Kompleks Balai Kota Yogyakarta.

"Dinkes buka (layanan booster) tiap Rabu dan Kamis tiap pekannya di halaman Masjid Diponegoro (Kompleks) Balai Kota Yogyakarta," jelas Emma.

Sejak layanan vaksin booster tersebut dibuka, masyarakat yang mendaftar bahkan melebihi kuota yang disiapkan. Di hari pertama dibuka, kata Emma, disiapkan kuota untuk 150 penerima vaksin.

"Ada tambahan dari yang langsung datang (ke lokasi) sebanyak 30 orang, sehingga total ada 180 orang yang divaksin," katanya.

Pihaknya juga masih akan tetap membuka layanan vaksinasi, termasuk vaksinasi booster selama Ramadhan. Bahkan, kata Emma, jika animo masyarakat semakin meningkat, pihaknya akan menambah layanan.

"Kemungkinan jika banyak peminatnya akan kita tambah tidak hanya dua kali per minggu, tapi tiga kali per pekan," jelas Emma.

Selain itu, Dinkes Kota Yogyakarta juga menargetkan capaian vaksinasi booster ini dapat mencapai 75 persen pada Juni 2022. Untuk ketersediaan vaksin booster sendiri, kata Emma, juga masih mencukupi.  

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi juga mengatakan bahwa selama Ramadhan layanan vaksinasi juga terus berjalan. Baik di sentra-sentra vaksinasi maupun di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang ada di Kota Yogyakarta.

"Ketika bulan Ramadhan nanti vaksinasi tetap jalan," kata Heroe.

Dalam rangka mempercepat vaksinasi booster, pihaknya sudah mengaktifkan kembali layanan vaksinasi di kantor-kantor kelurahan dan kecamatan. Saat ini masyarakat juga sudah dapat mengakses dan mendapatkan vaksin booster tanpa menunggu.

"Vaksinasi booster sendiri sudah bisa dilakukan di sejumlah puskesmas dan fasilitas kesehatan rujukan dinkes, tiap puskesmas sudah bisa melakukan vaksinasi booster," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement