Jumat 25 Mar 2022 16:40 WIB

DKI tak Sediakan Anggaran Vaksinasi Booster Berhadiah Minyak Goreng

Hadiah minyak goreng pada vaksinasi booster di Puskemas Tebet inisiatif pelaksana.

Ilustrasi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak menyediakan anggaran khusus untuk vaksinasi penguat (booster) berhadiah minyak goreng satu liter per orang di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ilustrasi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak menyediakan anggaran khusus untuk vaksinasi penguat (booster) berhadiah minyak goreng satu liter per orang di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak menyediakan anggaran khusus untuk vaksinasi penguat (booster) berhadiah minyak goreng satu liter per orang di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan. "Tidak ada anggaran khusus dari Pemprov DKI vaksinasi plus minyak goreng itu," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Menurut dia, hal tersebut merupakan inisiatif dari para pelaksana vaksinasi untuk mendorong warga melakukan vaksinasi. "Itu sah saja. Ada beberapa titik juga vaksin dapat sembako. Jadi, silakan saja, tidak ada anggaran khusus dari Pemprov kalau vaksin plus minyak goreng itu," ucapnya.

Baca Juga

Kepala Puskesmas Tebet Myrna Kancananingrat mengatakan, minyak goreng tersebut dialokasikan oleh Polsek Tebet sebanyak 2.000 liter untuk dua hari pelaksanaan pada 26-27 Maret 2022. Lokasi vaksinasi penguat dengan vaksin Pfizer itu dilaksanakan di Masjid Al-ittihad di Tebet, Jakarta Selatan, mulai pukul 08.00-12.00 WIB.

Adapun, sasaran per hari, kata dia, ditargetkan hingga seribu vaksinasi penguat atau dosis ketiga. "Ini ada kolaborator dari Polsek mau menyediakan minyak goreng satu liter terkait kesulitan minyak saat ini. Alhamdulillah, mendorong mereka juga buat booster," ucapnya.

Dia menjelaskan pemberian minyak goreng itu akan disesuaikan dengan kuota, yakni dalam satu hari ada 600 kuota pendaftar di tempat khusus peserta KTP/domisili Tebet dan 400 kuota melalui aplikasi JaKI yakni peserta ber-KTP/domisili Tebet dan domisili luar wilayah Tebet.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement