Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Negara dengan Waktu Puasa Terlama, dari 15 Sampai 19 Jam

Jumat 25 Mar 2022 06:00 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Christiyaningsih

Orang-orang berbuka puasa dengan latar belakang Masjid Sultan Ahmed yang ikonik, lebih dikenal sebagai Masjid Biru, di distrik bersejarah Sultan Ahmed di Istanbul, Turki. Perbedaan zona waktu membuat sebagian orang berpuasa lebih lama. Ilustrasi.

Orang-orang berbuka puasa dengan latar belakang Masjid Sultan Ahmed yang ikonik, lebih dikenal sebagai Masjid Biru, di distrik bersejarah Sultan Ahmed di Istanbul, Turki. Perbedaan zona waktu membuat sebagian orang berpuasa lebih lama. Ilustrasi.

Foto: AP / Emrah Gurel
Perbedaan zona waktu membuat sebagian orang berpuasa lebih lama

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turki akan memasuki bulan Ramadhan 1443 H pekan depan. Ramadhan adalah bulan di mana umat Muslim beribadah dengan menahan dirinya dari makan dan minum hingga masuk waktu sholat Maghrib atau matahari terbenam. Namun, perbedaan zona waktu membuat sebagian orang lebih sulit melaksanakan ibadah puasa.

Menurut kalender Islam, waktu imsak paling awal tahun ini yang jatuh pada dini hari 2 April 2022 akan bertepatan pada pukul 04.14 waktu setempat di Iğdr, provinsi paling timur Turki. Sedangkan provinsi barat Izmir akan menjadi yang terakhir untuk menandai imsak, yaitu pada pukul 05.25 Iğdır, sebagaimana dilansir Daily Sabah, Kamis (24/3/2022).

Baca Juga

Sedangkan provinsi tenggara Hakkari akan memiliki waktu berbuka puasa paling awal, yakni pada pukul 18.35. Kemudian provinsi barat anakkale dan Edirne di barat laut akan menjadi yang terakhir berbuka puasa, yaitu pada pukul 19.46.

Umat Muslim di provinsi barat laut Kırklareli dan provinsi utara Sinop akan menjalankan waktu puasa terlama sepanjang Ramadhan. Muslim di wilayah tersebut menjalankan puasa selama 14 jam dan 27 menit. Sementara provinsi selatan Hatay akan memiliki waktu puasa terpendek, pada 14 jam dan 12 menit, di hari pertama Ramadhan.

Periode ini secara bertahap meningkat sepanjang bulan dan pada hari terakhir Ramadhan. Waktu puasa terlama adalah di Sinop, selama 15 jam dan 56 menit. Sedangkan umat Islam di Hatay akan berpuasa selama 15 jam dan 22 menit.

Waktu pelaksanaan Ramadhan didasarkan pada kalender lunar, yang berarti dimulai sekitar dua pekan lebih awal setiap tahun. Hal ini tentu memberi pengalaman puasa baik di hari-hari musim panas dan musim dingin ketika hari lebih pendek bagi jutaan Muslim di seluruh dunia.

Negara-negara di belahan bumi selatan, dari Afrika Selatan hingga Selandia Baru, biasanya memiliki waktu puasa terpendek. Terkadang ada yang hanya 11 jam. Lebih jauh ke utara, waktu puasa lebih lama. Di Islandia, Finlandia, dan negara-negara lain, waktu puasa bisa berlangsung selama 19 jam.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA