Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

Hal-Hal yang Perlu Diketahui tentang Omicron Subvarian BA.2

Rabu 23 Mar 2022 20:51 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti

Hal-hal yang perlu diketahui tentang omicron subvarian BA.2. (ilustrasi)

Hal-hal yang perlu diketahui tentang omicron subvarian BA.2. (ilustrasi)

Foto: Republika
Subvarian ini kadang disebut stealth omicron karena lebih sulit dideteksi.

NEW DELHI — Subvarian Omicron BA.2 terus menguat di Amerika Serikat (AS). Para ahli menyebut kasus positif Covid-19 juga melonjak di Eropa barat karena subvarian BA.2 yang lebih menular itu.

Dilansir di NDTV pada Rabu (23/3), Helix, sebuah perusahaan genomik yang berbasis di San Diego, telah mengamati varian BA.2 sejak pertama kali muncul di AS pada awal Januari. Meskipun awalnya lambat untuk bertahan, Helix sekarang memperkirakan bahwa 50 persen hingga 70 persen dari semua kasus Covid-19 di AS adalah BA.2.

Baca Juga

Kepala penasihat medis di Gedung Putih AS, Anthony Fauci mengatakan, subvarian BA.2 itu 60 persen lebih mudah menular dibandingkan varian omicron, tetapi tampaknya tidak lebih parah. "Itu memang memiliki kemampuan transmisi yang meningkat," kata Fauci kepada ABC News.

Vaksinasi tepat waktu dan suntikan booster tetap merupakan cara terbaik mencegah penyakit serius akibat virus corona. Fauci menyebut subvarian tersebut telah menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di China dan sebagian Eropa.

Beberapa ahli mengatakan subvarian BA.2 mungkin hanya 30 persen lebih menular dibandingkan pendahulunya BA.1. Subvarian ini terkadang disebut stealth omicron karena lebih sulit dideteksi.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), subvarian BA.2 berbeda dari BA.1 dalam urutan genetiknya, termasuk beberapa perbedaan asam amino dalam protein lonjakan dan protein lainnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa BA.2 memiliki keunggulan berkembang dibandingkan BA.1. Studi sedang berlangsung untuk memahami alasan perkembangan subvarian ini, tetapi data awal menunjukkan bahwa BA.2 tampaknya lebih menular daripada BA.1.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA