Selasa 22 Mar 2022 15:47 WIB

Laporan Sebut tidak Ada Warga Asing di Pesawat China Eastern

Pihak berwenang memastikan tidak ada tanda-tanda korban selamat dalam kecelakaan itu.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Friska Yolandha
Dalam foto yang diambil oleh ponsel yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua, potongan puing-puing penerbangan MU5735 China Eastern terlihat setelah jatuh di gunung di Kabupaten Tengxian, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang China selatan pada Senin, 21 Maret 2022.
Foto: Xinhua via AP
Dalam foto yang diambil oleh ponsel yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua, potongan puing-puing penerbangan MU5735 China Eastern terlihat setelah jatuh di gunung di Kabupaten Tengxian, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang China selatan pada Senin, 21 Maret 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, GUANGXI -- Maskapai China Eastern Airlines mengatakan tidak ada warga asing yang menjadi penumpang di pesawat MU5735 yang jatuh. Pesawat yang berangkat dari Kunming menuju Guangzhou itu membawa 132 penumpang, termasuk sembilan awak kabin.

"Tidak ada warga asing dalam pesawat itu," bunyi laporan stasiun televisi negara China, CCTV, yang dikutip laman NDTV, Selasa (22/3/2022).

Baca Juga

Pihak maskapai telah mengirim tim untuk membantu evakuasi, penyelamatan, hingga penyelidikan kecelakaan pesawat terburuk sejak 2010 itu. CGTN mengutip The China Media Group (CMG) mengatakan, bahwa menurut informasi keberangkatan, tidak ada penumpang lain di atas pesawat Boeing 737 yang jatuh.

Hingga kini pihak berwenang memastikan tidak ada tanda-tanda korban selamat dalam insiden itu. Meski demikian, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Presiden China Xi Jinping mengaku terkejut mendengar kecelakaan tersebut dan memerintahkan upaya pencarian dan penyelamatan secara maksimal terkait insiden ini.

Xi memerintahkan tindakan cepat untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan dan untuk memperkuat perombakan keselamatan dari sektor penerbangan sipil guna memastikan keamanan absolut sektor penerbangan sipil. Premier Li Keqiang, juga anggota Komite Tetap dari Biro Politik Komite Sentral CPC, mendesak upaya untuk menghibur keluarga para korban dan memberi mereka bantuan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement