Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

Satgas: DKI Jakarta Tambah Kasus Harian Positif Covid-19 Terbanyak

Senin 21 Mar 2022 00:11 WIB

Red: Hiru Muhammad

Warga berolahraga di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad (13/3/2022). Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro mengungkapkan peralihan pandemi menuju endemi tidak bisa lepas dari dua hal, yaitu jumlah kasus harian dan angka kematian yang rendah, serta tingkat keterisian rumah sakit.

Warga berolahraga di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad (13/3/2022). Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro mengungkapkan peralihan pandemi menuju endemi tidak bisa lepas dari dua hal, yaitu jumlah kasus harian dan angka kematian yang rendah, serta tingkat keterisian rumah sakit.

Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Masyarakat diminta inisiatif melakukan tes ketika bergejala di tengah masa adaptasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan DKI Jakarta mencatatkan penambahan kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 terbanyak mencapai 1.167 orang hingga Ahad (20/3/2022), pukul 12.00 WIB.

Data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, Ahad (20/3/2022) mencatat penambahan kasus Covid-19 itu diikuti Provinsi Jawa Barat 1.127 orang, Jawa Tengah 658 orang, DI Yogyakarta 513 orang, dan Jawa Timur 452 orang.

Baca Juga

Kasus terkonfirmasi positif itu menambah jumlah kasus harian nasional Covid-19 mencapai 5.922 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 5.962.483 orang. Sementara itu tercatat, pasien sembuh Covid-19 harian terbanyak dilaporkan di Provinsi Jawa Barat 3.470 orang, DKI Jakarta 2.251 orang, Jawa Tengah 1.480 orang, DI Yogyakarta 1.256 orang, dan Jawa Timur 903 orang.  Dengan demikian, secara nasional angka kesembuhan harian bertambah 15.821 orang, sehingga total mencapai 5.589.057 orang.

Sedangkan penambahan kasus meninggal tercatat sebanyak 304 orang, terbanyak di Provinsi Jawa Tengah 45 orang, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta masing-masing 14 orang, Jawa Timur 13 orang, dan Jawa Barat 10 orang.  Satgas Covid-19 juga mencatat, jumlah kasus aktif yang mencakup penderita Covid-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri pada hari ini sebanyak 219.688 kasus aktif, turun 10.046 orang dibandingkan hari sebelumnya (20/3).

Selain itu terdapat pula 5.678 orang yang masuk dalam kategori suspek. Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian pada hari ini terhadap 122.064 spesimen dari 77.290 orang yang diperiksa di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia. Tingkat positif atau positivity rate spesimen harian adalah 9,47 persen dan untuk tingkat positivity rate orang harian adalah 7,66 persen.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta masyarakat berinisiatif melakukan tes ketika bergejala di tengah masa adaptasi pengendalian kasus Covid-19."Masyarakat perlu meningkatkan kesadarannya untuk dites ketika merasa bergejala," katar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Ia menyampaikan dalam masa adaptasi ini terdapat tiga tanggung jawab utama masyarakat yang harus terus ditingkatkan. Pertama, kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak). Kedua, kesadaran tinggi untuk dites ketika merasa bergejala. Ketiga, kesadaran tinggi untuk mengisolasi diri ketika merasa tidak sehat bahkan terdiagnosa positif.

 

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA