Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Stefano Pioli tak Ingin Gegabah Klaim AC Milan Favorit Scudetto

Ahad 20 Mar 2022 09:57 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pelatih AC Milan Stefano Pioli tak ingin terlalu gegabah mengeklaim timnya favorit memenangkan Scudetto musim ini setelah menang 1-0 terhadap Cagliari dalam pertandingan Serie A, di Stadion Sardegna Arena, Ahad (20/3) dini hari WIB. Kemenangan Rossoneri dicetak oleh Ismael Bennacer sekaligus membawa mereka kini menempati puncak klasemen dengan keunggulan tiga angka dari tim peringkat kedua Napoli.

Pelatih AC Milan Stefano Pioli tak ingin terlalu gegabah mengeklaim timnya favorit memenangkan Scudetto musim ini setelah menang 1-0 terhadap Cagliari dalam pertandingan Serie A, di Stadion Sardegna Arena, Ahad (20/3) dini hari WIB. Kemenangan Rossoneri dicetak oleh Ismael Bennacer sekaligus membawa mereka kini menempati puncak klasemen dengan keunggulan tiga angka dari tim peringkat kedua Napoli.

Foto: AP/Antonio Calanni
Pelatih AC Milan Stefano Pioli yakin masih ada empat tim yang mungkin meraih Scudetto

REPUBLIKA.CO.ID, SARDINIA -- Pelatih AC Milan Stefano Pioli tak ingin terlalu gegabah mengeklaim timnya favorit memenangkan Scudetto musim ini setelah menang 1-0 terhadap Cagliari dalam pertandingan Serie A, di Stadion Sardegna Arena, Ahad (20/3) dini hari WIB. Kemenangan Rossoneri dicetak oleh Ismael Bennacer sekaligus membawa mereka kini menempati puncak klasemen dengan keunggulan tiga angka dari tim peringkat kedua Napoli.

Skor kemenangan 1-0 tersebut merupakan yang ketiga kalinya secara berturut-turut. Pioli mengatakan timnya sejatinya ingin meraih kemenangan dengan skor besar tapi tak berhasil. Kendati demikian, bagi Pioli yang terpenting Milan meraih kemenangan.

“Kami melakukan hal-hal hebat, tetapi kami juga tahu ada empat tim yang masih bisa memenangkan Scudetto. Tidak ada gunanya melihat terlalu jauh ke depan, jalan masih panjang dan kami hanya perlu berkonsentrasi pada jalan kami sendiri,” kata Pioli dilansir dari football Italia.

Pioli menegaskan senang Milan mengendalikan permainan dan mencoba meriah kemenangan dengan skor besar. Ia mengeklaim sikap tersebut yang dibutuhkan tim. Pioli mengaku telah menganalisis kekurangan dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Pasalnya hasil analasisnya dari pertandingan terakhir sebelumnya sangat membahayakan Milan. Menurutnya Milan harus menyerang dengan baik pun dengan cara bertahan. Pioli kemudian memutuskan bahwa Milan tak cocok bermain bertahan lebih dalam.

“Cagliari menyebabkan masalah bagi kami, tetapi itu tidak dapat dihindari ketika Anda memiliki dua tim dengan motivasi yang kuat,” ujarnya.

Setelah laga ini, menurut Pioli setiap pertandingan sangat menentukan dalam perburuan gelar Serie A. Dan ia menyukai timnya di laga tersebut bahkan ketika di babak pertama belum mampu mencetak gol karena menunjukkan intensitas dan kualitas permaina yang baik.

Dalam kesempatan tersebut Pioli juga memuji kinerja Theo Hernandez dan Davide Calabria. Ia menilai dua pemain tersebut adalah bek sayap yang cederung bergerak ke dalam dan tak jarang mengambil bagian dalam menciptakan peluang mencetak gol.

“Saya beruntung memiliki dua pemain yang sangat cerdas dan bisa membaca ruang. Cagliari sangat agresif di sayap hari ini, jadi kami memiliki lebih banyak ruang di dalam dan mereka mengejar ruang. Semuanya menjadi lebih mudah ketika Anda memiliki pemain pintar yang bisa membaca permainan dengan baik,” puji Pioli.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA