Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Ini Kecemasan Terbesar Simeone Jelang Lawatan ke Markas Rayo Valecano

Ahad 20 Mar 2022 00:19 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Muhammad Akbar

Pelatih kepala Atletico Madrid Diego Simeone bereaksi selama pertandingan sepak bola LaLiga Spanyol antara Atletico Madrid dan Getafe CF yang diadakan di stadion Wanda Metropolitano, di Madrid, Spanyol, 12 Februari 2022.

Pelatih kepala Atletico Madrid Diego Simeone bereaksi selama pertandingan sepak bola LaLiga Spanyol antara Atletico Madrid dan Getafe CF yang diadakan di stadion Wanda Metropolitano, di Madrid, Spanyol, 12 Februari 2022.

Foto: EPA-EFE/Kiko Huesca
Atletico hanya memiliki waktu tiga hari untuk memulihkan kondisi fisik

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Pelatih Atletico Madrid, Diegon Simeone, memiliki kekhawatiran tersendiri terkait kondisi anak-anak asuhnya jelang lawatan ke markas Rayo Vallecano, Ahad (20/3) dini hari WIB.

Kesiapan kondisi fisik para penggawa Los Rojiblancos menjadi salah satu kekhawatiran pelatih asal Argentina tersebut.

Maklum, Joao Felix dan kawan-kawan hanya memiliki waktu tiga hari untuk memulihkan kondisi fisik usai laga berat, kontra Manchester United, di laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, tengah pekan ini.

Kelelahan pemain menghantui Los Rojiblancos dalam lawatan ke Estadio de Vallecas, markas Rayo Vallecano, pada jornada ke-30 La Liga tersebut. Kondisinya pun kian sulit lantaran Simeone sebenarnya tidak memiliki banyak opsi pemain.

Los Rojiblancos memang tengah diterpa badai cedera pemain. Setidaknya lima pemain, termasuk Yannick Carasco, Thomas Lemar, dan Sime Vrsaljko, harus masuk ruang perawatan.

Stefan Savic juga diragukan tampil di laga menghadapi Rayo Vallecano lantaran sempat mengalami cedera di partai menghadapi United.  Tantangannya tidak berhenti sampai situ buat Los Rojiblancos.

Rayo Vallecano, ujar Simeone, merupakan tim yang mengandalkan keunggulan fisik dan kecepatan serta menyerang via sisi sayap. Untuk meredam permainan Rayo, klub asal Ibukota Spanyol itu diharapkan sudah berada dalam kondisi prima.

''Kami masih menunggu kondisi sejumlah pemain. Ancaman terbesarnya adalah kelelahan. Kami akan mengevaluasi kondisi pemain sebelum memilih pemain-pemain dengan kondisi paling optimal.”

“Kami akan menghadapi tim yang berat. Mereka begitu banyak bergerak secara vertikal dari lapangan tengah dan menyisir ke sisi sayap,'' ujar Simeone seperti dilansir Marca, Sabtu (19/3).

Terlepas dari ancaman kelelahan para pemain, Los Rojiblancos memiliki modal apik untuk bisa membungkam Rayo Vallecano di laga tersebut. Juara bertahan La Liga itu tengah berada dalam tren positif penampilan usai memetik lima kemenangan beruntun di semua ajang, termasuk kemenangan beruntun di empat laga terakhir La Liga.

Ini menjadi rentetan kemenangan terpanjang yang ditorehkan Los Rojiblancos di pentas La Liga musim ini. Atletico Madrid pun mulai memperbaiki posisi di papan klasemen dan bertengger di peringkat keempat.

Meski peluang El Atleti untuk mempertahankan titel La Liga pada musim ini terbilang cukup tipis, Simeone menegaskan, timnya belum sepenuhnya melempar handuk.

''Kami selalu menyiapkan diri untuk bisa bersaing sebaik mungkin. Saat kami sudah berada dalam kondisi mental yang tepat dan level permainan yang konsistens, maka kami bisa menunjukan kemampuan terbaik,'' kata Simeone.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA