Jumat 18 Mar 2022 20:17 WIB

Wapres Dorong Kolaborasi untuk Maksimalkan Kinerja BRIN

Wapres Dorong Kolaborasi untuk Maksimalkan Kinerja BRIN

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Muhammad Hafil
Wapres Dorong Kolaborasi untuk Maksimalkan Kinerja BRIN. Foto: Wakil Presiden Maruf Amin.
Foto: Dok Republika
Wapres Dorong Kolaborasi untuk Maksimalkan Kinerja BRIN. Foto: Wakil Presiden Maruf Amin.

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan kinerja Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ini sejalan dengan tujuan dibentuknya lembaga ini untuk mengembangkan penelitian dan pengkajian penerapan inovasi yang terintegrasi.

"Saya berharap (hasil pertemuan) ini nanti bermanfaat bagi lembaga peneliti agar mampu bekerja sama di dalam riset dan inovasi untuk mendukung program kemajuan iptek di Indonesia melalui kolaborasi sarana dan prasarana pemanfaatan keanekaragaman hayati," kata Wapres melalui siaran persnya usai menerima audiensi Masyarakat Pemajuan Iptek dan Inovasi Nasional secara virtual di Jakarta, Kamis (17/3).

Baca Juga

Wapres menyampaikan, dileburnya seluruh badan riset menjadi satu lembaga terpadu, yaitu BRIN, upaya mengatasi berbagai masalah dalam dunia riset dan inovasi di Indonesia. Salah satunya adanya sistem penelitian yang terpisah-pisah di sejumlah kementerian atau lembaga.

Untuk itu perlu dilakukan pemetaan kembali terhadap kerangka besar penelitian di Indonesia.

“Kita coba memetakan kembali supaya tidak terjadi apa yang disinyalir justru menimbulkan kemunduran dan disintegrasi tenaga riset, karena tujuan utamanya untuk menghindari disintegrasi yang mengarah pada minimnya persaingan," kaa Wapres.

"Sehingga pada akhirnya output penelitian hanya bersifat selingkungan atau spesifik pada kementerian atau lembaga yang menaungi unit riset tersebut," tambahnya.

Wapres pun menegaskan, ketidakpaduan sejumlah lembaga riset akan memberikan dampak negatif bagi perkembangan inovasi di Indonesia. Ini karena minim kontribusi dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas kinerja.

Menurutnya, output penelitian hanya bersifat selingkungan atau spesifik pada kementerian atau lembaga yang menaungi unit riset tersebut.

"Padahal yang kita butuhkan terobosan untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintah secara keseluruhan di berbagai aspek,” ucap Wapres.

Sebelumnya, Eks Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Amin Soebandrio menyampaikan beberapa masukan terhadap kemajuan pengembangan inovasi, khususnya pengembangan Vaksin Merah-Putih yang saat ini masih dilakukan. Pertama, ia berharap diberikan kesempatan untuk melaksanakan tugas-tugas dan penggunaan peralatan-peralatan yang saat ini sudah ada dapat terus dipertahankan.

"Serta kami diperkenankan untuk melakukan kerja sama baik dengan institusi dalam negeri maupun luar negeri, karena keberhasilan tugas-tugas kami tidak lepas dari pengembangan jaringan di dalam maupun luar negeri," ujarnya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement